KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netDirjen Tanaman Pangan, Deptan Sutarto Alimoeso di Jakarta, Senin, mengatakan, surplus beras tersebut diperoleh dari adanya kelebihan produksi padi yang diperkirakan mencapai 3,5 juta ton gabah kering giling (GKG).
"Surplus ini terjadi karena adanya peningkatan luas tanam setelah adanya pencetakan sawah-sawah baru dan perbaikan jaringan irigasi," katanya usai Rapat Pimpinan di lingkungan Departemen Pertanian.
Menurut dia, rehabilitasi jaringan irigasi tersebut mencakup jaringan usaha tani maupun jaringan irigasi pedesaan.
Selain itu, tambahnya, luas pertanaman padi yang terkena banjir maupun kekeringan mengalami penurunan begitu juga serangan hama dan penyakit juga lebih rendah dari tahun lalu.
Sutarto menyatakan, sejak tahun 2007 Indonesia mengalami surplus produksi gabah yang cukup besar yaitu satu juta ton.
Setelah itu pada 2008, surplus produksi padi yang terjadi sebanyak 2,3 juta ton dan tahun ini diprediksi sebanyak 3,51 juta ton.
Berdasarkan Angka Ramalan III (Aram III) yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS)produksi padi tahun 2009 diperkirakan sebesar 63,84 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau meningkat sebanyak 3,51 juta ton (5,83%) dari tahun lalu.
Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena peningkatan luas panen seluas 515,31 ribu hektar (4,18%) dan produktivitas sebesar 0,77 kuintal per hektare (1,57%). (kpl/bar)