KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
"Tergantung individunya aja, menurut aku sih nggak ada masalah, yaitu semuanya sah-sah aja selagi tidak merugikan orang lain. Kalau memang ada yang menyimpang, tinggal kita remove aja," kata Dina saat ditemui di SMA 1 Budi Utomo, Jakpus, Senin (25/05) siang tadi.
Dina juga merasa tidak ada yang patut disalahkan dengan adanya fatwa dari beberapa kelompok Islam yang mengatakan bahwa Facebook haram. "Kita nggak bisa nuding siapa yang benar siapa yang salah. Kalau aku pribadi, menggunakan Facebook itu untuk lebih mendekatkan diri dengan keluarga, temen-temen jauh, dan fans yang sulit dijamah. Jadi buat aku, FB itu untuk sarana komunikasi," terang Dina.
Walau begitu, Dina juga menyadari jika FB selain memiliki sisi positif, segi negatifnya juga ada. "Ya seperti tadi dibilang, untuk selingkuh lah, ngejelekin orang lah, sarana gosip juga," tuturnya.
Lalu apakah Dina pernah mengalami efek negatif FB sejauh ini? "Pernah, aku pernah mau dipacarin sama cowok berusia 20 tahun. Disangkanya aku masih muda, ya biasalah PDKT yang basi-basi gitu. Ya kalau aku anggap itu sudah mengganggu ya nggak usah ditanggepin," jawabnya.
Karena adanya fatwa haram itu, Dina pun lebih memberikan pengertian pada anak-anaknya saat menggunakan Facebook. "Ya mungkin kita jelasin, kegunaan FB sebenarnya seperti apa. Kalau bisa jangan sampai menyimpang," pungkasnya. (kpl/hen/npy)
Lihat Profil: Dina Mariana
Facebook itu haram kalo kita pakainya di laptop colongan, jaringannya nyolong di hotspot kantor.. Kalo di handphone sendiri, bayar sendiri, ya suka2 kita dunk,,,

yupzz,,,bener banget mba dina,,halal/haramnya tergantung individu masing2,,aku tau berita duka kalau teman SDku meninggal dari facebook,,tau berita rencana pernikahan teman juga dari facebook,,jadi buat aku,facebook ada manfaatnya juga,dan sah2 aja tuh,,jangan terlalu menilai sesuatu itu berlebihan lah,,biasa aja,,tapi aku tetap menghargai fatwa itu,,