KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netSumber-sumber medis di rumah sakit Samtah di kota Jizan, Arab Saudi yang dekat perbatasan dengan Yaman, dikutip mengatakan jenazah dua tentara Arab Saudi itu telah diterima pada Jumat, sementara lima orang lagi cedera, salah satu korban cedera dalam kondisi serius.
Kedua tentara yang tewas itu diidentifikasi bernama Ahmad Bin Said Al-Amri dan Abdullah Kalandar Al-Abdalli.
Sumber militer Saudi telah mengkonfirmasi bahwa tentara yang tewas dan cedera itu akibat baku tembak dengan para pemberontak Yaman yang menyusup ke dalam wilayah pegunungan Jabal Al-Dukhan di perbatasan Saudi-Yaman.
Korban tewas itu menambah panjang daftar kematian warga Arab Saudi menjadi sembilan --lima tentara dan empat warga sipil-- dalam pertempuran dengan pemberontak Zaidi Yaman, yang juga dikenal dengan kelompok Houthi, yang telah berlangsung sejak 3 November.
Riyadh mengatakan pasukannya telah menewaskan sejumlah anggota pemberontak Houthi dan menawan sejumlah orang lainnya, namun sejauh ini belum dapat dikonfirmasi.
Menurut pemberontak Syiah itu, pasukan Arab Saudi terus melancarkan serangan terhadap posisi-posisi Houthi dengan artileri berat dan telah mengerahkan paramiliter dan pasukan elit ke kawasan perbatasan untuk mengejar pemberontak.
Pasukan Arab Saudi melancarkan serangan bom ke posisi-posisi Houthi di ketinggian 2.000 meter Gunung Al-Dukhan di perbatasan sejak 4 November, setelah pemberontak membunuh seorang penjaga perbatasan Arab Saudi dan menduduki dua desa di dalam wilayah Saudi.
Riyadh mengatakan serangan udara dan darat akan terus dilancarkan hingga para pemberontak itu mundur puluhan kilometer dari wilayah perbatasan Saudi-Yaman.
Sejumlah desa Arab Saudi di dekat perbatasan telah dikosongkan akibat pertempuran tersebut.
Serangan militer Arab Saudi terhadap pemberontak Houthi itu dilancarkan menyusul pasukan Yaman melancarkan serangan bersandi "Operasi Bumi Hangus" terhadap pemberontak di kawasan utara Yaman pada 11 Agustus. (ant/dar)