KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netPerdagangan luar negeri terutama hasil laut masih cukup menggembirakan dalam menyumbangkan devisa negara, kata Kepala Subdinas Perdagangan Luar Negeri Disperindag Bali Ni Wayan Kusumawathi di Denpasar, Selasa (3/11).
Sektor perdagangan hasil laut ini menyumbang 22,7% dari seluruh perolehan devisa nonmigas Bali dalam periode 2009 yang mencapai dolar310 juta, lebih kecil dari sektor Industri yang mencapai 35% dan kerajinan 42%.
Kusumawathi mengatakan, dari sebelas komoditas sektor perikanan dan hasil pertanian ini yang memasuki pasar luar negeri ada sejumlah mata dagangan yang perolehan devisanya meningkat cukup besar.
Ikan Kerapu yang merupakan komoditi baru bagi masyarakat Bali, laku keras di pasaran luar negeri terutama China, Taiwan, Jepang maupun Amerika Serikat dengan menghasilkan devisa dolar6,4 juta dari hasil perdagangan 1.690 ton selama Januari-Agustus 2009.
Perolehan devisa tersebut naik 66% jika dibandingkan periode sama 2008 yang hanya US$3,8 juta, ikan jenis lainnya terjual seharga US$4,1 juta naik 69% jika dibandingkan periode sama 2008 yang hanya US$2,4 juta.
Ekspor tuna segar dan beku mencapai US$57,5 juta dengan volume 13.925 ton selama Januari-Agustus 2009, naik 9,6% dibanding periode sama sebelumnya US$52,5 juta dengan volume 17.991 ton.
Rumput laut hasil panenan para petani pesisir di Bali hampir seluruhnya memasuki pasar ekspor ke Hongkong, China maupun ke negeri Asia lainnya, lewat Surabaya, dengan perolehan devisanya tidak tercatat di komoditas nonmigas Bali. (ant/meg)