< >

Enam Eks Petempur Didakwa Lakukan Kejahatan Perang

Sabtu, 07 November 2009 10:37
Kapanlagi.com - Penuntut kejahatan perang Serbia telah mendakwa enam bekas petempur Serbia karena yang diduga peran mereka dalam pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan warga sipil Roma di Bosnia timur pada saat perang 1992-95, kata satu pernyataan, Jumat (06/11).

"Lima orang ditangkap dalam aksi cepat semalam, sementara satu lainnya telah dalam penjara menjalani hukuman dengan tuduhan berbeda," menurut pernyataan tersebut, yang dikeluarkan oleh kantor penuntut kejahatan perang Vladimir Vukcevic.

Penuntutan kejahatan perang yang dilakukan oleh orang Serbia dalam perang 1990-an di Bosnia, Kroasia dan Kosovo sangat penting bagi rencana Beograd untuk masuk Uni Eropa, prioritas bagi pemerintah.

Keenam orang itu adalah tersangka pembunuhan sedikitnya 23 warga sipil Roma pada 11 Juli 1992, kata pernyataan tersebut. Sebelum pembunuhan mereka, korban disiksa dan tiga wanita diperkosa, tambahnya.

Hingga belum lama ini, pemerintah Serbia enggan membicarakan tanggung jawab Beograd atas penyiksaan dan kejahatan perang karena takut akan memicu balas dendam kelompok nasionalis.

Serbia mengharapkan upaya barunya akan diakui oleh pengadilan kejahatan perang di Den Haag, yang sering mengkritiknya, khususnya mengenai kegagalannya untuk menangkap buron yang paling dicari De Haag, Jenderal Serbia Bosnia Ratko Mladic.

Komisaris Perluasan EU Olli Rehn mengulangi Kamis bahwa Serbia harus menunjukkan kerja sama penuh dengan pengadilan Den Haag sebelum negara itu dapat maju di jalan EU. (ant/bee)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar