< >

Fathir, Berdasar Hukum Rimba Buaya Yang Menang

Kamis, 05 November 2009 08:08
Kapanlagi.com - Istilah Cicak dan Buaya yang digelindingkan salah satu petinggi Polri terkait masalah penahanan Wakil Ketua KPK membuat bintang akting Fathir Mucthar menganggapnya sebagai sesuatu yang lucu. Bahkan suami Fera Feriska itu menyarankan agar istilah itu diganti menjadi Buaya Air Asin VS Buaya Air Tawar.

"Istilah itu, lucu. Sebenarnya istilah yang pantas adalah Buaya Air Asin lawan Buaya Air Tawar," kata Fathir saat ditemui di FX Senayan, Selasa (3/11) malam lalu.

[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]

Fathir pun menyayangkan, alat-alat negara saat ini menjadi acak-acakan dan berharap, masing-masing saling menghormati serta menjunjung tinggi komitmen terhadap bangsa.

Fathir juga menilai mencuatnya kasus Cicak dan Buaya bagus, sebab, menunjukkan ada warna dalam kehidupan. Dirinya berharap, melalui peristiwa ini ada keadilan yang dapat diraih, dan terbongkarnya tabir kejahatan.

"Biasanya, memang buaya yang menang karena berdasarkan hukum rimba yang kuat yang menang. Tapi, saat ini cicak masih di atas," imbuh Fathir.    (kpl/adt/dar)






Lihat Profil: Fathir, Fera Feriska

KOMENTAR PEMBACA |

nanadimana
 
yang penting kebenaran harus terungkap biar yang salah ga terus sewenang2. cicak bisa menang kok kalo dibantu sama seluruh elemen masyarakat
(05-11-2009 08:52:56)

Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


Galeri Foto Fathir
Fathir di Syukuran Film SERIGALA TERAKHIR


Arsip Foto Fathir
079.jpg
078.jpg
077.jpg
076.jpg