KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Istilah itu, lucu. Sebenarnya istilah yang pantas adalah Buaya Air Asin lawan Buaya Air Tawar," kata Fathir saat ditemui di FX Senayan, Selasa (3/11) malam lalu.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Fathir pun menyayangkan, alat-alat negara saat ini menjadi acak-acakan dan berharap, masing-masing saling menghormati serta menjunjung tinggi komitmen terhadap bangsa.
Fathir juga menilai mencuatnya kasus Cicak dan Buaya bagus, sebab, menunjukkan ada warna dalam kehidupan. Dirinya berharap, melalui peristiwa ini ada keadilan yang dapat diraih, dan terbongkarnya tabir kejahatan.
"Biasanya, memang buaya yang menang karena berdasarkan hukum rimba yang kuat yang menang. Tapi, saat ini cicak masih di atas," imbuh Fathir. (kpl/adt/dar)
yang penting kebenaran harus terungkap biar yang salah ga terus sewenang2. cicak bisa menang kok kalo dibantu sama seluruh elemen masyarakat