< >

Golkar Ingatkan Kader Tak Remehkan Pilkada 2010

Selasa, 24 November 2009 12:32
Kapanlagi.com - Partai Golkar menginstruksikan kepada pengurus dan kadernya untuk tidak meremehkan para pesaing yang akan ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar tahun 2010 mendatang.

"Golkar tidak pernah meremehkan persaingan baik dalam pilkada tingkat kabupaten maupun provinsi. Menghadapi pilkada lima kabupaten di Sultra tahun 2010 mendatang, Golkar akan mengerahkan seluruh kekuatan," kata Ketua DPD I Golkar Sultra Ridwan di Kendari, Selasa (24/11).

Lima kabupaten yang akan menggelar pilkada tahun 2010 adalah Kabupaten Muna, Buton Utara, Konawe Utara, Bombana dan Konawe Selatan.

Khusus pilkada di Kabupaten Muna, Partai Golkar sudah menyiapkan figur yakni Rusman Emba untuk bertarung pada pilkada 2010 tetapi masih dalam tahap survei.

"Sampai hari ini baru Rusman Emba yang mendaftar di Partai Golkar namun harus tetap dilakukan survei untuk mengukur tanggapan masyarakat. Artinya, kalau ada figur lain yang lebih unggul dari Rusman dan mau bersama Golkar akan diakomodasi," kata Ridwan.

Langkah-langkah yang dilakukan partai Golkar untuk memenangkan pilkada Muna adalah konsolidasi pengurus berbagai tingkatan yang bertepatan dengan hari ulang tahun Golkar 2009 yang dihadiri seluruh komisariat desa (Komdes) se-Kabupaten Muna.

Beberapa alasan partai Golkar mempromosikan Rusman Emba sebagai kandidat calon Bupati Muna periode 2010-2015 yakni figur masih mudah, energik dan merupakan kader Golkar yang sudah teruji kepemimpinan.

Pelaksana Golkar Muna, Ukking Jasa mengatakan pengurus dan kader partainya sudah menyatakan tekad bulat untuk memenangkan calon bupati dari Golkar pada Pilkada 2010.

"Konsolidasi terus digalakkan untuk memenangkan Pilkada Muna. Soal siapa yang akan mendampingi Rusman Emba masih dalam penjaringan," kata Ukking. (ant/bee)


KOMENTAR PEMBACA |

La
 
langkah golkar sudah strategis untuk melakukan konslidasi dengan pengurusnya di tingkat desa dalam rangka untuk memenangkan figur yang akan di calonkan sebagai bupati kab Muna periode 2010-2014, saya selaku masyarakat muna memberikan apresiasi yang positif terhadap kebijakan yang di ambil oleh partai golkar, namun satu hal yang saya sampaikan dari lubuk hati yang dalam, proses pilkada jangan sampai dijadikan alat untuk mencari kekuasaan semata bukan karena ingin membangun peradaban yang beradab khususnya di kab MUna. keikut sertaan dalam pilkada merupakan partisipasi kontrik dalam sistem demokrasi, saya yakin setiap calon yang ingin bertarung di PILKADA muna memiliki niat yang ikhlas untuk mengabdi dan memperjuangkan kehidupan masyarakat Muna kearah yang lebih baik....proses demokrasi tentu bukan untuk melakukan pembodohan politik tetapi untuk mencerdaskan pola pikir masyarakat dalam berkehidupan dan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. selamat berjuang
(19-12-2009 09:38:02)

Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar