KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netHillary, yang ditanya apakah hasil pemilihan umum dengan hanya satu kandidat akan menghasilkan suatu pemerintah yang sah, mengatakan bahwa situasi seperti itu "bukannya belum pernah terjadi" dan terjadi di Amerika Serikat maupun negara-negara lain.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
"Kami melihat apa yang terjadi di negara kami dimana, akibat berbagai macam alasan, salah satu kandidat memutuskan untuk tidak melanjutkan. Saya tidak mengira hal itu ada hubungannya dengan keabsahan dari pemilihan umum," katanya.
Pada Sabtu pagi, seorang pejabat dari tim kampanye Abdullah mengatakan bahwa mantan menteri luar negeri itu akan melakukan boikot kecuali presiden incumben Hamid Karzai sepakat untuk memenuhi sejumlah persyaratannya.
Menyusul meluasnya aksi kecurangan pada putaran pertama Agustus lalu, Abdullah meminta Karzai memecat kepala Komisi Pemilihan Umum Independen dan menghentikan sementara empat menteri yang melakukan kampanye untuknya.
"Saya tidak akan memberikan komentar mengenai apa yang akan diputuskan oleh para kandidat," kata Hillary, seraya menambahkan bahwa "ini adalah sebuah pilihan pribadi tentang apa yang akan atau tidak akan dilakukan." (ant/erl)