KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa MobilKendaraan peluncur satelit PSLV-C-12 mengangkasa pada pukul 6.45 waktu setempat dari pangkalan antariksa Sriharikota di Andra Pradesh, India selatan, mengangkut satelit RISAT-2 dan ANUSAT singkatan dari 'Anna University Satellite'.
ANUSAT didesain, dibangun dan dibuat oleh 10 orang dari Universitas Anna. Dibutuhkan waktu hampir delapan tahun untuk merampungkannya.
"Satelit mikro ini akan membantu menyimpan dan mengirim data, termasuk data bersifat rahasia seperti kertas-kertas ujian. Ini saat yang membanggakan bagi India dan universitas kami," kata Wakil Rektor Universitas Anna, Dr. P. Mannar Jawahar kepada kantor berita Bernama.
Organisasi Riset Luar Angkasa India (ISRO) mendanai satelit komunikasi ANUSAT, yang memiliki bobot 40 kg dan seharga lebih US$3,63 juta. Sementara, usia satelit itu sudah mencapai dua tahun.
RISAT-2 atau Satelit Pencitraan Radar yang didesain oleh Israel memiliki bobot 300 kg dan kemampuan mengambil gambar bumi. Dengan kemampuan itu, ISRO menggunakan satelit tersebut untuk manejemen bencana.
"RISAT yang mempunyai usia tiga tahun, akan membantu kami dalam memantau bencana alam seperti banjir dan badai. ANUSAT adalah satelit komunikasi eksperimen pertama yang dibangun oleh sebuah universitas India dengan sokongan ISRO," kata juru bicara ISRO, S. Sathis kepada kantor berita Bernama. (kpl/bar)