< >

Indonesia Masih Butuhkan 15 Pabrik Gula Mentah

Sabtu, 07 November 2009 07:11
Kapanlagi.com - Indonesia membutuhkan 15 pabrik gula mentah (raw sugar) untuk menghentikan impor dan mencapai swasembada gula.

"Satu pabriknya termasuk lahan tebu akan membutuhkan dana investasi sekitar US$125 juta," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Yamin Rahman, di Jakarta, Jumat.

[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]

Menurut dia, dengan adanya 15 pabrik berkapasitas 10 ribu ton tebu per hari maka kebutuhan gula rafinasi sekitar dua juta ton yang selama ini diimpor bisa diperoleh dari dalam negeri.

Yamin memperkirakan pembangunan tiga pabrik bisa dilakukan dalam satu tahun. Dengan demikian, dalam lima tahun swasembada bisa dicapai dengan adanya 15 pabrik gula mentah di Indonesia.

"Ini saat yang tepat untuk memproduksi gula mentah karena harganya dengan baik dan diperkirakan terus stabil," ujarnya.

Yamin menjelaskan harga gula mentah saat ini berkisar antara 22 sen dolar AS per pound, naik dari sebelumnya yang masih sekitar 15 sen dolar AS per pound.

Sekjen AGRI Suryo Alam menambahkan saat ini pihaknya sedang menyusun matriks rencana pembangunan 15 pabrik tersebut yang direncanakan rampung dalam sebulan. (ant/bar)




KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar