< >

Indonesia - Polandia Siap Kerja Sama Bilateral

Kamis, 05 November 2009 22:11
Kapanlagi.com - Indonesia dan Polandia siap meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk ekonomi, karena kerja sama yang sudah terjalin selama ini berjalan dengan baik, kata Ketua DPR Marzuki Alie.

"Kami harapkan Polandia dapat memberi dukungan pada program yang berjalan khususnya infrastruktur," katanya usai menerima kunjungan Duta Besar Polandia untuk Indonesia Tomas Lukaszuk di ruang tamu Ketua DPR Jakarta, Kamis.

Marzukie Alie menilai hubungan kedua negara baik dalam politik maupun ekonomi terjalin dengan baik. Karena itu, ia berharap kerja sama ekonomi kedua negara dapat terus ditingkatkan.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPR Marwoto Mitrohardjono dengan berharap kerja sama ekonomi kedua negara dapat terus berkembang. Ia menyatakan menghargai keinginan Polandia untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia.

"Kita berikan penghargaan sebesar-besarnya atas keinginan Polandia meningkatkan hubungan dengan Indonesia. Semoga neraca perdagangan kita bisa terus bertambah," ujarnya.

Turut hadir mendampingi Ketua dan Wakil Ketua DPR antara lain sejumlah anggota Komisi I DPR (bidang pertahanan dan luar negeri) Tantowi Yahya, M Najib dan Nurhayati Ali Assegaf.

Dalam pertemuan itu Tantowi Yahya mengharapkan ada lembaga kerja sama nonpolitik antara kedua negara. Lembaga itu akan lebih fokus pada bidang budaya dan kesenian.

"Ini untuk meningkatkan hubungan kedua negara supaya persahabatannya lebih erat lagi," katanya.

Sementara Dubes Polandia Tomas Lukaszuk menyatakan Indonesia mempunyai banyak potensi.

Mengenai kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi, ia menjelaskan di Jakarta ada sejumlah perwakilan khusus perusahaan besar Polandia, sehingga kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara dapat terus ditingkatkan.

Mengenai gagasan Tantowi Yahya, Tomas menjelaskan kesenian Indonesia sangat terkenal di negaranya. "Bahkan ada tiga tempat di Polandia yang menjadi tempat latihan membatik warga negara setempat," ujarnya.  (ant/bar)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar