< >

Iran Bantah Hukum Pemain Karena "Pita Hijau"

Kamis, 25 Juni 2009 18:12
Kapanlagi.com - Ketua federasi sepak bola Iran menyangkal telah menghukum para pemain yang mengenakan ikat lengan hijau yang menandakan dukungan terhadap oposisi selama pertandingan perempat final kualifikasi Piala Dunia, demikian dilaporkan media setempat, Kamis (25/6).

"Komentar di media asing itu tidak ada. Itu bohong dan itu jahat," kata Ali Kafashin.

"Federasi tidak pernah menghukum satu pemain pun dari timnas," tambahnya.

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) melayangkan surat kepada federasi Iran itu untuk mencari jawaban atas tuduhan adanya hukuman terhadap pemain yang mengenakan ikat lengan hijau selama kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Korsel pekan lalu.

Ikat lengan hijau dianggap menandakan dukungan kepada kandidat presiden oposisi Mir Hossein Mousavi.

Bintang striker Ali Karimi dan kapten Mehdi Mahdavikia termasuk diantara enam pemain yang mengenakan ikat lengan tersebut.

Pada Rabu, kedua pemain itu mundur dari timnas, dengan alasan mereka ingin memberi jalan kepada para pemain muda. Iran gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2010.

"Saya yakin bahwa para pemain muda di tim akan ada satu yang sukses bersama tim Melli," kata Karimi yang kini sudah berusia 31 tahun.

"Tim Melli harus mempersiapkan untuk Piala Asia 2011 dan saya yakin saya akan memberikan tempat saya kepada para pemain muda, lalu saya akan katakan selamat tinggal kepada tim," tambah Mahdavikia yang berusia 32 tahun.

Media Inggris melaporkan bahwa kedua pemain itu pernah mengatakan mereka tidak akan pernah bisa lagi bermain untuk tim Iran karena kondisi politik di Iran. (kpl/zul)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar