KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Biner menyatakan, pada prinsipnya, pihaknya tidak mengakui keberadaan PT Persija Jaya dan meminta untuk ditinjau ulang sesuai dengan deklarasi pada 24 Januari 2009.
Ia menilai bahwa PT Persija Jaya tidak sesuai mengingat bahwa klub-klub anggota Persija sebagai pemilik nama Persija (berdasarkan AD/ART Persija) tidak pernah memberi mandat atau kuasa kepada penghadap atau pendiri perseroan sehingga tindakannya atas nama pribadi bukan institusi Persija.
Selain itu, menurut dia, penunjukan manajemen PT Persija Jaya waktu itu tanpa proses mekanisme seleksi dengan `fit dan proper test` sehingga kapabilitasnya sangat diragukan."Ini merupakan pembohongan terhadap klub-klub anggota Persija dan perampasan hak klub-klub anggota," katanya.
Selanjutnya, Biner berharap, dengan adanya pertemuan itu, hal tersebut bisa menjadi itikad baik dari PT Persija Jaya. Dalam hal itu, menurut Biner, pendirian perseroan sebagaimana yang diharapkan klub, harus melalui Yayasan Persija di mana 30 ketua klub anggota Persija sebagai pengawas termasuk porsi saham mayoritas 80 persen dan sisanya 20 persen saham milik manajemen.
"Kami akan tunggu pertemuan itu sehingga mendapatkan solusi baik untuk Persija," tandasnya. (kpl/den)