< >

Kontraktor Kurang Kuasai Lelang Internet

Senin, 02 November 2009 14:25
Kapanlagi.com - Penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, banyak yang tidak menguasai sistem pelelangan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik (e-Procurement) yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar.

Hal ini dikatakan Ketua Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (Aksindo) Kabupaten Banjar, Yahya Zakaria yang terpilih dalam musyawarah cabang pertama Aksindo setelah terbentuk dua tahun lalu, di Martapura.

"Akibat tidak menguasai sistem pelelangan via internet itu, banyak kontraktor yang mengeluh karena mereka tidak bisa mengikuti proses pelelangan yang dilaksanakan Pemkab Banjar," katanya.

Menurut dia, dari puluhan kontraktor yang berkiprah di Kabupaten Banjar, yang menguasai sistem pelelangan internet diperkirakan hanya 10%, selebihnya tidak memahami pelelangan berbasis teknologi informasi itu.

Kondisi itu, kata dia, berdampak terhadap sulitnya kontraktor lokal memasukkan penawaran sehingga membuat mereka terpaksa menggunakan jasa tenaga ahli yang menguasai internet walau pun harus mengeluarkan dana lebih untuk itu.

"Bagi rekan-rekan kontraktor yang tidak menguasai internet terpaksa menggunakan tenaga ahli, dan tentunya harus mengeluarkan biaya tambahan," tuturnya.

Ia menambahkan, kondisi itu harus disikapi Pemkab Banjar khususnya dinas dan instansi terkait yang melaksanakan pelelangan sehingga kontraktor lokal bisa bersaing memperebutkan proyek atau kegiatan yang ditawarkan.

Upaya yang ditempuh ialah melakukan pembinaan terhadap kontraktor yang tergabung dalam asosiasi penyedia jasa konstruksi khususnya bagi mereka yang tidak menguasai pelelangan internet sehingga akhirnya bisa menguasai dan ikut bersaing dalam proses pelelangan.

"Pembinaan terhadap kontraktor harus terus ditingkatkan terutama bagi mereka yang masih belum menguasai sistem pelelangan via internet. Jika tidak dibina maka akan banyak kontraktor lokal tersingkir karena tidak mampu bersaing dengan kontraktor yang menguasai sistem itu," ujar dia.

Yahya Zakaria yang terpilih secara aklamasi dalam musda pertama Aksindo Kabupaten Banjar, mengatakan, pihaknya siap menyusun program kerja bersama pengurus lain guna menjalankan roda organisasi sekaligus berupaya lebih menyejahterakan anggota asosiasi.

"Kehadiran Aksindo yang lebih fokus pada kegiatan infrastruktur jalan, bukan untuk menyaingi asosiasi lain. Kami siap membangun persaingan yang sehat sekaligus menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah demi memberikan pelayanan bidang konstruksi secara profesional," katanya.  (ant/cax)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar