KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa MobilMenurut dia, pernyataan seperti itu jika tidak benar, sama saja dengan kebohongan publik dan berbahaya bagi pelaksanaan Pilpres 8 Juli 2009 mendatang.
Hafiz Anshary meminta Eva untuk menyerahkan nama-nama pemilih yang dimaksud. "Serahkan by name, paling lambat Senin (6/7) logistik untuk 49 juta sudah siap didistribusikan jika benar," kata dia.
Menurut dia, jika tidak benar, berarti hal itu adalah kebohongan publik. Pihak KPU telah melayangkan surat kepada Eva dan ditembuskan ke beberapa instansi terkait. "Jika memang benar buktikan, jangan asal ngomong doang," ujar dia.
Ia menilai, pernyataan politisi PDIP itu tidak masuk akal. Sebab, jika 49 juta orang tersebut dimasukkan dalam DPT yang mencapai 176 juta orang, maka jumlahnya akan membengkak menjadi 225 juta pemilih.
Padahal, kata dia, jumlah penduduk Indonesia 232 juta. "Bayi-bayi juga bisa jadi pemilih jika ada penambahan DPT sebesar itu," kata Hafiz.
Pernyataan-pernyataan seperti itu, ujar dia, harus diluruskan dan berita-berita semacam ini tidak bisa dibenarkan. "Dulu masalah DPT KPU diam dengan harapan suasana sejuk. Tapi pernyataan seperti itu dapat meresahkan masyarakat," tambah dia. (kpl/dar)