KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netKetua KPU Sumenep Thoha Shamadi, Kamis, menjelaskan secara kelembagaan, pihaknya siap melaksanakan pemilu kepala daerah pada tahun 2010.
"Untuk persoalan pelaksanaan dana pemilu kepala daerah yang dianggarkan Rp15 miliar untuk dua putaran, kami tidak bisa menuntut banyak. Namun, itu kemungkinan besar tidak cukup untuk melaksanakan pemilu kepala daerah hingga dua putaran," katanya di Sumenep.
Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya mengalokasikan dana pemilu kepala daerah sebesar Rp24 miliar.
"Kami mengajukan dana Rp24 miliar itu dengan pertimbangan matang dan sudah mengedepankan aspek efisiensi dan efektifitas anggaran," katanya menambahkan.
Pada pemilu kepala daerah tahun 2010, kata Thoha, honor bagi jajaran KPU, mulai dari panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), hingga petugas pemutakhiran data pemilih (P2DP), dan verifikasi kartu tanda penduduk (KTP) untuk persyaratan calon perseorangan, adalah item yang paling banyak menyedot anggaran.
"Namun, apa pun yang terjadi, kami siap melaksanakan pemilu kepala daerah dengan anggaran yang sudah disediakan," katanya menegaskan.
Pada Pemilu Kepala Daerah Sumenep tahun 2005 yang berlangsung satu putaran, KPU menghabiskan dana hampir Rp9 miliar.
"Pada pemilu kepala daerah tahun 2005, tidak ada P2DP dan verifikasi KTP bagi calon perseorangan," kata Thoha mengungkapkan.
Alokasi dana pelaksanaan pemilu kepala daerah sebesar Rp15 miliar adalah hasil pembahasan Badan Anggaran (BA) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Tim Anggaran (TA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. (ant/bee)