KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Bukannya malu dengan pandangan masyarakat, mereka seperti tidak peduli. Mereka tetap menjalani hubungan satu jenis sampai sekarang. Ketika dimintai kebenaran tersebut kepada Titi belum lama berselang diiyakan. Bahkan keduanya siap pergi ke luar negeri untuk dipublikasikan.
"Peran seperti itu akan ada film pendek yang dibuat di sela pembuatan film MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK. Filmnya mengenai tenaga kerja wanita yang lesbi dan lawan mainku Lola. Film ini mungkin difestivalkan," ujarnya.
Ditambahkan, perbedaan mencolok berperan diakui cukup sedikit sulit dilakukan. Namun dengan mengubah pola pikir maka hambatan perlahan bisa diatasi.
"Di film MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK saya sebagai adiknya Lola, sedangkan di film pendek saya pacaran dengan dia. Untuk dapatkan chemistry tinggal di-switch aja otak. Paling seminggu atau dua minggu mengubahnya. Saya juga pemerhati jadi tahu lesbian seperti apa. Teman-teman saya ada yang kayak gitu atau lihat TKW lesbi. Jadi nggak ada yang sulit tapi yang belum pernah melakukannya. Itu aja. Susahnya beda sekali dengan Victoria saya adik kakak, sedangkan di sini saya pacaran. Ini mungkin yang agak sulit," urainya panjang.
Kenapa tak bayangkan dengan suami kala bermesraan? Ditanya begitu, Titi tertawa. "Ih mau tahu aja. Kalau yang kayak gitu nggak tahu soalnya waktu MEREKA BILANG SAYA MONYET juga ciuman dengan Mario (Lawalata) dan nggak saya bayangkan dengan suami. Kalau dengan suami kan penuh kasih sayang, nggak asal cipak-cipok," pungkasnya. (kpl/dis/boo)
Lihat Profil: Titi Sjuman, Lola Amaria, Wong Aksan, Mario Lawalata

oalah cm film to?kirain beneran nih ternyata bwt film baru ya?