KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Menurut produser Lollypop, Revo A Herlan, saat ditemui di Tebet, Kamis (15/10), hal pembeda dari band pengusung musik sejenis tak lain kostum dan style panggung mereka yang lebih warna–warni.
"Jadi ibarat permen, mereka itu manis dan berwarna. Dan kalau perbedaannya dengan Naif, jelas Lollypop lebih muda dari Naif," kelakar Revo.
Dan untuk sementara ini, masih kata Revo, Lollypop tengah gencar membuat promo album, terutama ke media-media radio. "Kalau bicara target, Lollypop sendiri pinginnya terkenal dan bisa ikut ramaikan musik Indonesia ini," tuturnya.
Kalau dirunut ke belakang, band asal Lampung ini terbentuk dari pertemanan antara Andre (vokal), Roby (gitar), Dandi (bass) dan Aci (keyboard) dengan nama Hiragana pada 29 September 2005. Mereka aktif di jalur komunitas indie dengan genre pop progresif.
Pada awal tahun 2009 mereka beralih ke musik oldies hingga tercipta lagu Nyasar. Karena perbedaan background dan karakter musik mereka berganti nama Lollypop dengan formasi baru, Andre (vokal), Roby (gitar), Dandi (bass), Andy (gitar), Nicko (drum), dan Iyes (keyboard). (kpl/wwn/bun)
Lihat Profil: Lollypop, Naif

maju.maju.maju . berjuang dan tak lupa berdoa smoga dapat berjalan dengan baik.. amin

Maaf ... ada yang saya lupa tadi .... kamorang pu lagu yang da pu judul "Putih Abu-abu"...memang enak dan jadul skali...lahu itu kalo di papua bisa kitorang pake buat "kaki abu"....mantap!!

Pokoknya...kamorang harus maju terus...kamorang pu lagu mantap skali...pokoknya trada yang lawan sudah...oke...jangan lupa kamorang kasih hibur kitorang yang ada di Papua yah...

yups.. go..go.. lollypop.. berikan nuansa baru musik indo.. "gak penting" enak jg tuh lagu na.. sukses lollypop..

wah saingannya band band jadul nih,ntr bisa bisa dari melayu ke aliran retro lagi