KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil"Bencana tanah longsor terjadi kemarin sore (Jumat, red.) sekitar pukul 17.00 WIB, akibat hujan deras yang mengguyur desa ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," kata Kepala Desa Pasegeran Aris Winarno, Sabtu.
Ia mengatakan, tiga rumah yang tertimbun tanah longsor itu adalah milik Sumarno, Kiswoyo dan Rio Atmojo.
Selain menimbun rumah, kata dia, bencana tanah longsor tersebut juga memutuskan jalan desa sepanjang 30 meter dan ketinggian sekitar 10 meter.
"Saat ini warga masih kesulitan untuk mengangkat material tanah yang menimbun rumah maupun jalan karena keterbatasan peralatan," katanya.
Ia memperkirakan jumlah kerugian akibat bencana tanah longsor mencapai Rp600 juta.
Menurut dia, bencana tanah longsor tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan diperkirakan bantuan akan tiba di lokasi musibah pada Sabtu siang.
Aris mengharapkan ada perhatian serius dari pemerintah karena Desa Pasegeran, Kecamatan Pandanarum, merupakan daerah rawan longsor. "Bahkan jembatan desa kami yang sempat terkena longsor tahun lalu, saat ini semakin memprihatinkan," katanya. (kpl/cax)