
Luna tidak menampik kalau dirinya merasa tertekan lantaran harus mewawancarai orang penting di pemerintahan Barack Obama ini. "Gue sempet berharap ini acara nggak jadi, karena gue deg-degan sampai tiga hari nggak bisa tidur dan aku bukan news anchor. Menurut aku, aku bertemu dengan orang yang memiliki pressure cukup tinggi jadi deg-degan, gila itu deh. Waktu ketemu sama pak SBY aja aku masih takut salah," terang Luna yang dijumpai di Studio 6 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (20/02).
Acara wawancara ini sempat ditunda selama 24 menit, lantaran menteri luar negeri AS ini harus menerima telepon dari presiden. "Kemarin itu sempet delay 24 menit, karena dia harus menerima telepon dari presiden Barack Obama. Ya jadi tegang lagi. Sempet demam panggung juga, apalagi pas RCTI bilang 'DAHSYAT ada di tangan kamu.' Pas dia masuk dengan senyuman dia memberikan aura tersendiri. Ternyata dia itu orangnya senang bercanda," kilah bintang ASMARA DUA DIANA ini.
Luna yang memuji-muji keramahan Hillary, ternyata juga mendapat kesempatan memperoleh tanda tangan. "Iya tadinya nggak boleh tapi aku lihat orangnya ternyata baik banget. Sampai-sampai semua audience disalamin sama dia. Dan kebetulan mereka bawa buku, akhirnya minta tanda tangan. Sedangkan aku nggak bawa buku tapi adanya clipboard, jadi akhirnya clipboard DAHSYAT aku jadikan untuk minta tanda tangan. Nanti clipboard-nya mau aku laminating buat tanda tangan," tambahnya. (kpl/hen/erl)
Lihat Profil: Luna Maya
Ehhh....Mbak Luna, ngapain minta ttd Hillari...mendingan punya ku..jangankan ttd apapun kuberikan untuk kamu.....