KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Mario justru mengaku tidak setuju dengan sikap para orang tua yang mengaku modern, yang seolah memproteksi anaknya dari film action. Padahal tidak semua film aksen itu jelek, dan tidak bermanfaat.
"Itu lah kejelekan orang tua sekarang, nggak semua film aksen itu nggak mendidik. Harusnya orang tua bisa membimbing," tegasnya saat ditemui di acara pengukuhan dirinya sebagai Brand Ambassador untuk sebuah tayangan di HBO, di FX Plaza, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Hingga sekarang adik kandung perancang busana, Oscar Lawalata itu, menyukai film-film seperti MACGYVER dan DIE HARD, dan sangat menyukai olah raga penuh tantangan, bungy jumping.
"Saya bilang di awal, dari kecil saya suka tantangan, seperti saya waktu berangkat sekolah, seneng naik bis sendiri tanpa diantar, terus saya sering jatuh saat naik sepeda," terangnya mengenang.
Sepanjang kecintaanya pada dunia penuh tantangan, Mario mengaku tidak pernah merasa trauma. Justru, ayahnya yang mengalami trauma. "Soalnya dia pernah nabrak orang. Dia takut kalau kejadian itu juga dialami anaknya," pungkasnya. (kpl/ant/dar)
Lihat Profil: Mario Lawalata