KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Penanggulangan penyakit rabies itu agar diintensifkan dengan memberikan vaksinasi kepada satwa anjing, termasuk juga memberikan vaksin anti-rabies (VAR) kepada warga masyarakat yang membutuhkan," kata Menkes di Jimbaran, Bali, Jumat (6/11).
Usai membuka "The Confederation of Medical Associations in Asia and Oceania (CMAAO)" ia mengatakan, pemerintah telah melakukan tindakan dan upaya penanggulangan penyakit rabies, yaitu melalui pendistribusian vaksinasi dan VAR.
"Pemerintah pusat kan sudah mendistribusikan vaksin anjing dan VAR. Kalau sampai saat ini masih ada kasus rabies, saya akan berkoordinasi lagi dengan pemerintah daerah untuk mendapatkan laporan lebih valid. Karena laporan kemarin disebutkan Bali sudah bebas rabies," ujarnya.
Menyinggung program Departemen Kesehatan ke depan, Menkes Endang menyatakan, pihaknya memprioritaskan empat program utama yaitu pemenuhan hak setiap individu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).
Program kedua yaitu peningkatan kesehatan masyarakat melalui percepatan dan pencapaian target tujuan pembangunan milenium (MDGs) seperti mengurangi angka kematian bayi, angka kematian ibu melahirkan dan sebagainya.
Sedangkan program ketiga adalah pencegahan dan penularan penyakit menular dan akibat bencana serta program keempat, yaitu pemerataan dan distribusi tenaga kesehatan di daerah terpencil, kepulauan, perbatasan dan daerah tertinggal.
"Mengenai Program Jamkesmas, akan berusaha memberikan jaminan kesehatan kepada orang-orang miskin yang tidak terdaftar pada Depkes," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan kembali mendata dengan menyasar panti asuhan, panti werda maupun orang-orang gelandangan dengan pembagian kartu, sehingga mereka dapat jaminan untuk berobat.
"Pihak Depkes juga akan berusaha membayarkan tunggakan pembayaran Jamkesmas." kata Endang.
Kegiatan yang dihadiri petugas kesehatan dari negara-negara Asia dan Oceania itu berlangsung hingga Sabtu (7/11). (ant/meg)