< >

Nelayan Tradisional Dapat Bantuan GPS

Sabtu, 07 November 2009 10:36
Kapanlagi.com - Nelayan tradisional Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), akan mendapatkan global positioning system (GPS) untuk meningkatkan tangkapan dan kesejahteraan nelayan di daerah itu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pangkalpinang, Sunardi, di Pangkalpinang, Jumat, mengatakan, sekitar 600 orang nelayan akan dibantu GPS secara bergilir untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

"Pada 2010, pihaknya telah menyusun dan menganggarkan bantuan GPS dalam upaya meningkatkan hasil tangkap dan kesejahteraan masyarakat nelayan," ujarnya.

Ia mengatakan, GPS akan memudahkan nelayan mengetahui koordinat keberadaan kapal mereka saat berlayar dan menentukan tempat rumpon yang mereka pasang.

"Selama ini, nelayan menangkap ikan hanya dengan mengira-ngira di mana ikan banyak dan di sanalah mereka menangkap ikan, sehingga tangkapan mereka terbatas seiring berkurangnya populasi ikan di perairan Babel akibat pencemaran dan penambangan timah apung," ujarnya.

Menurut dia, populasi ikan di perairan Babel berkurang karena banyak terumbu karang rusak akibat aktivitas penambang yang tidak terkendali sehingga nelayan semakin sulit meningkatkan hasil tangkapan.

"Populasi menurun sementara alat tangkap nelayan masih menggunakan alat tangkap tradisional seperti pancing, jaring, lampara, pukat cincin, dan payang," ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan GPS dan rumpon memiliki manfaat yang cukup besar, seperti pada saat musim penangkapan ikan tiba, daerah penangkapan menjadi pasti di suatu tempat.

Dengan tertentunya tujuan daerah penangkapan, maka nelayan dapat menghemat bahan bakar karena mereka tidak lagi memburu dan mengejar kelompok renang ikan yang tidak tentu tempat ikan.

"Mudah-mudahan 2010, bantuan GPS akan segera disalurkan dan nelayan akan mudah menangkap berbagai jenis ikan seperti ikan selar, ikan layang, ikan kembung, krisi, dan lainnya, dan kesejahteraan nelayan pun semakin meningkat," ujarnya. (ant/cax)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


BERITA TERKAIT