KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Dari DPT Presiden sebanyak 277.709 orang akan diolah kemudian digabung dengan jumlah DPT yang baru saat pilkada yang akan dilaksanakan pada 26 April 2010," kata Ketua KPU Kota Mataram H. Lafat Akbar kepada wartawan di Mataram, Sabtu.
Seusai melakukan sosialisasi persiapan KPU dalam menghadapi Pilkada Kota Mataram, dia menjelaskan, pilkada akan dilakukan secara serentak dengan tujuh kabupaten dan kota lainnya di NTB.
Tujuh kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada serentak tersebut adalah Kota Mataram, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Bima dan Lombok Utara.
Pendaftaran untuk menjadi bakal calon wali kota akan dimulai pada akhir Januari 2009 sementara penetapan tahapan Pemilu akan dilakukan pada 16 November 2009.
Dikatakan, Pilkada Kota Mataram periode 2010-2015 membutuhkan dana sekitar Rp11 miliar untuk pengadaan berbagai perlengkapan dan sosialisasi yang akan digelar April 2010.
KPU Kota Mataram bersama kalangan birokrasi kini segera membahas draf regulasi yang akan dijadikan payung hukum dalam pelaksanaan Pilkada dalam diskusi yang dihadiri pengurus Parpol, LSM, TNI dan Polisi.
Dikatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaring masukan, kritik dan saran atas draf regulasi yang telah dibuat oleh KPU Kota Mataram.
"Di samping itu, KPU Kota Mataram akan melakukan studi banding ke luar daerah terutama daerah yang telah melaksanakan Pemilu untuk mencari masukan sehingga Pilkada berjalan lancar, aman dan tertib," katanya.
Sebelumnya Anggota DPRD NTB Hj. Wartiah berharap, calon wali kota atau orang yang akan memimpin Kota Mataram lima tahun mendatang harus benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat banyak bukan golongan atau kelompok.
Mereka juga harus memiliki sifat arif dan bijaksana bukan pemimpin layaknya preman, sehingga sesuai dengan moto yakni Mataram Maju dan Religius.
Dikatakannya, Kota Mataram yang kini telah berkembang menjadi enam kecamatan dan 50 kelurahan yang sebelumnya hanya tiga kecamatan dan 25 kelurahan dihuni sekitar 300.000 penduduk dari berbagai suku.
"Sekarang ini telah banyak bermunculan nama-nama yang akan mencalonkan diri menjadi wali kota menggantikan H.M. Ruslan seperti H. Ahyar Abduh (Wakil Wali kota sekarang), Ali B Dahlan (mantan Bupati Lombok Timur) dan Drs. Nur Asikin (Kepala Dinas Koperasi NTB)," katanya. (ant/bee)