< >

Obama Beri Penghargaan Aktivis Ham Wanita Zimbabwe

Selasa, 24 November 2009 16:33
Kapanlagi.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Senin (23/11), memberi penghargaan kepada seorang wanita aktivis HAM terkemuka Zimbabwe, yang menyebut Robert Mugabe seorang yang sedang berproses menjadi diktator.

Obama memberi Magodonga Mahlangu dan organisasinya, Kebangkitan Wanita Zimbabwe (WOZA), Penghargaan HAM Robert F. Kennedy 2009, dalam satu acara di Gedung Putih.

"Setiap saat mereka melihat Magodonga dipukul punggungnya, dipukul hingga biru tua saat melakukan aksi protes, hanya untuk mendapatkan haknya kembali dan bagi yang lain, dan menyanyikan lagu-lagu kebebasan di relung hatinya di tengah sorotan tajam para petugas keamanan," katanya.

WOZA adalah persatuan puluhan ribu wanita Zimbabwe yang melakukan perjuangan tanpa kekerasan terhadap perkosaan dan pelanggaran lain HAM di bawah rezim Mugabe, yang melakukan penindasan brutal dan penahanan berulang-kali.

"Sebagai contoh, Magodonga menunjukkan bahwa wanita-wanita WOZA dan rakyat Zimbabwe berada dalam penindasan kekuasaan mereka, sehingga mereka bisa memperkokoh kediktatoran mereka," kata Obama.

WOZA, yang dibentuk pada Desember 2002, telah menyelenggarakan lebih dari 100 demonstrasi guna mendukung demokrasi dan hak perempuan di Zimbabwe, menurut Robert F. Kennedy Center untuk Keadilan dan HAM.

Baik Uni Eropa maupun AS memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset bagi Mugabe, isterinya dan kalangan dekatnya sebagai protes atas sengketa pemilihan umum dan dugaan pelanggaran HAM pemerintahnya.

Mugabe dan pesaingnya Morgan Tsvangirai membentuk pemerintah persatuan pada Februari lalu, yang bertujuan mengendalikan Zimbabwe kembali stabil, namun masalah besar masih ada dan kesepakatan politik juga sangat rentan.

Kennedy Center telah memberi penghargaan Hadiah HAM-nya, berupa patung dada dari perunggu mendiang Robert Kennedy dan hadiah uang 30.000 dolar AS, serta janji memberikan bantuan teknis dan hukum kepada penerimanya, sejak 1984.

Robert Kennedy, saudara presiden John F. Kennedy, dibunuh pada Juni 1968, saat berkampanye untuk pencalonan presiden. (ant/bee)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar