< >

Pasar Khusus Karbon Akan Dibentuk di Kalteng

Jum'at, 06 November 2009 16:56
Kapanlagi.com - Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang masih memiliki hamparan luas hutan, akan dijadikan lokasi pembentukan pasar khusus karbon di Indonesia.

Pembentukan pasar khusus karbon itu, hendaknya didukung dan dimanfaatkan oleh pemerintah, dan masyarakat setempat, kata Koordinator Divisi Mekanisme Perdagangan Karbon, Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI), Dicky Edwin Hindarto, di Palangkaraya.

"Adanya rencana pembentukan pasar khusus karbon di Kalteng, maka wilayah ini terus menjadi perhatian, namun pembangunan pasar karbon yang belum lazim itu perlu mendapatkan pengawasan," katanya kepada pers saat berada di kantor Gubernur Kalteng, Palangkaraya.

Ke depannya para perusahaan seperti perusahaan penyumbang emisi, seperti perusahaan penerbangan dan perusahaan kelapa sawit, di wajibkan untuk membeli karbon, dalam upaya pengurangan emisi karbon di daerah tertentu, jelas Dicky.

Dicky mengungkapkan keterkaitan masalah pengurangan emisi di Indonesia dan bahkan di dunia sangat erat hubungannya dengan pengelolaan lahan gambut dan kehutanan di Kalteng.

Menurut Dicky hal ini disebabkan Kalteng merupakan salah satu pemilik hutan yang paling besar di Indonesia, dan sebagian besar lahannya terdiri dari gambut yang merupakan sumber emisi karbon.

Untuk itu Pemerintah Indonesia dengan penuh kesadaran turut mendukung program pengurangan emisi, khususnya di Kalteng yang setiap tahunnya selalu mengalami bencana kebakaran hutan.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan secara jelas memberikan komitmen sukarela terhadap pengurangan emisi karbon ini sebesar 26%" kata Dicky, sehingga komitmen ini merupakan komitmen nasional yang akan dilaksanakan.

Garis besar adanya kepentingan pengurangan emisi dari lahan gambut dan pengrusakan hutan di Kalteng, kata Dicky, tentu menjadikan Kalteng sebagai salah satu aktor utama dalam program pengurangan emisi karbon di dunia.

Hal ini nantinya menjadikan Kalteng merupakan salah satu wilayah potensial pasar khusus karbon yang dapat memberikan keuntungan bagi masyarakatnya dan perkembangan lingkungan di masa yang akan datang.

Lebih lanjut Dicky menjelaskan, keuntungan yang akan didapatkan masyarakat dari pengurangan emisi ini yakni, lingkungan dan kehidupan yang bersih dari pencemaran lingkungan.

Keuntungan secara langsung yang juga akan didapat masyarakat yakni potensi bisnis, namun dalam pasar ini menurut Dicky, masyarakat akan diwakili oleh lembaga atau perusahaan sebagai koordinator. (ant/cax)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar