< >

Pemerintah Cari Alternatif Untuk Wujudkan 'Banten Nyala 2012'

Senin, 02 November 2009 23:11
Kapanlagi.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Banten akan mendorong agar pemerintah provinsi ini mencari dan menggali energi alternatif guna mewujudkan 'Banten Nyala 2012'.

"Energi listrik non PLN itu menjadi solusi agar rakyat Banten tidak lagi kegelapan, karena aliran listrik tidak bisa menjangkau pedalaman Banten bagian selatan," kata Ketua F-PKS DPRD Banten Miftahudin di Serang, Senin (02/11).

[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]

Menurut dia, energi alternatif perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik terutama di daerah pedalaman di Banten bagian selatan, yakni dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada berupa tenaga air (mikrohidro), tenaga surya maupun energi listrik dari sampah.

"Beberapa daerah seperti Bekasi, Bali, Depok dan kota lainnya sudah mengembangkan itu. Banten juga bisa memulai untuk mewujudkan 'Banten Nyala 2012'," katanya menanggapai masih banyaknya warga Banten yang belum menikmati penerangan lsitrik.

Ia mengatakan jika PLN tidak sanggup untuk berinvestasi di Banten selatan karena dinilai bisa merugi, Pemprov Banten harus menyiapkan pembangkit listrik alternatif, karena masih banyak cara yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

Apalagi jika PLN merasa tidak menguntungkan apabila berinvestasi di daerah tersebut. "Regulasinya sudah ada, sekarang tinggal pelaksanaannya, karena beberapa daerah lain sudah bisa melakukan," kata Miftahuddin.

Dengan energi alternatif, kata dia daerah-daerah pedalaman sangat mungkin dijangkau dan bisa menikmati listrik, sehingga lingkungan mereka tidak lagi gelap.

Apalagi, menurut dia, di daerah Banten selatan masih banyak air terjun yang bisa dimanfaatkan untuk energi mikrohidro.

Seperti pernah dikatakan Wakil Gubernur Banten HM Masduki, sebanyak 259.406 rumah tangga di Banten sampai sekarang belum menikmati listrik.

Padahal, kata dia, Banten merupakan pusat produksi tenaga listrik yang mampu memasok 4.270 megawatt. Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Pembangkit Listrik Tenaga Gas Cilegon, Krakatau Daya Listrik Cilegon, serta PLTU Labuan.

Pada 2009 Pemprov Banten menargetkan pemasangan sekitar 25 ribu satuan sambungan rumah melalui program listrik desa, sedangkan pada 2008 sudah menyelesaikan sekitar 15.220 satuan sambungan rumah. (kpl/bar)




KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar