KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
"Memang tidak bisa dipaksakan, tetapi kami mengimbau dengan keras," kata Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers setelah mengikuti Seminar Nation Branding yang merupakan rangkaian acara Konvensi Pekan Produk Kreatif Indonesia di Jakarta, Kamis (25/6).
Mendag mengaku memang sulit untuk memasukkan film animasi lokal untuk ditayangkan di TV nasional karena 90% film animasi yang ditayangkan berasal dari luar negeri.
"Alasannya ada saja seperti kualitas, harga dan lain-lain. Mari kita sama-sama mencari solusinya. Kita akan berembug dengan TV nasional untuk mengatasinya," ujar Mendag.
Menurutnya, perlu ada insentif untuk mendorong TV nasional untuk menayangkan film animasi Indonesia.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik juga mengatakan, pemilik stasiun TV nasional seharusnya memiliki kepedulian dan rasa nasionalisme tinggi yang ditunjukkan dengan menayangkan film animasi lokal.
"Memang perlu mengetuk hati pemilik (stasiun) TV agar mau (menayangkan film animasi lokal). Dia harus punya rasa bela negara untuk memutar film animasi Indonesia yang tidak kalah bagusnya. Ini yang kita dorong," ujarnya. (kpl/dar)

SEPAKAT, bener banget tuh, siapa lagi yang peduli dengan bangsa ini jika bukan kita2 sendiri, jangan mikir kualitas atau harga semata ... pandang lebih jauh

sangat bijak jika seluruh stasiun Tv yg biasa membeli hak siar animasi impor dg harga 10 s\d 15 jt per epsd nya juga membeli HAK SIAR film animasi lokal { yg ongkos produksinya 100 jt } jika ada 10 stasiun TV , saya pikir beres laaah . lebih bagus lagi penayangannya serentak , agar anak 2 kita lebih cepat kenal dan menyukai . jika tiap hari muncul 6 menit aja film animasi kita yg saya ketahui uda banyak yg standard film seri import maka Insyaallah film animasi kita akan berkibar di negri sendiri dan pastinya bisa mendunia nantinya . salam ANIMASI INDONESIA ........
klo emang kualitasnya bagus ya gpp dipaksain. tp kita terbiasa dengan kartun dr jepang yang gambarnya ga bagus pun ceritanya bagus. jadi yaa... perlu distandarkan kualitasna gt bu