KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netSalah seorang pemilik Warnet Spyder-net di daerah Citarum Semarang, Junaidi, Senin, mengatakan beberapa bulan terakhir sejak hotspot banyak bermunculan di tempat umum seperti di kafe, hotel, dan restoran, pendapatan usahanya mengalami penurunan hampir 50%.
"Sebelum trend hotspot ada, warnet saya dapat meraih pendapatan sekitar Rp1,7 juta setiap harinya yang selama tiga shift," katanya.
Hotspot merupakan tempat yang menyediakan layanan akses internet tanpa menggunakan kabel dan hanya dapat diakses dengan perangkat yang telah dilengkapi dengan teknologi tanpa kabel.
Menurut Junaidi, konsumen sekarang lebih memilih mengakses internet di tempat-tempat yang terdapat hotspot karena selain lebih murah dan lebih cepat, juga mengikuti trend yang ada saat ini.
Seorang operator Warnet Jibiyu di Jalan Hayam Wuruk Semarang, Nita mengatakan untuk menyiasati agar para pelanggan warnet tidak beralih mengakses internet di tempat-tempat yang terdapat hotspot maka pihaknya berusaha memberikan beberapa fasilitas tambahan.
"Selain penambahan fasilitas dengan mempercepat koneksi internet, kami juga menambah jam operasional selama 24 jam," ujarnya.
Dengan beberapa penambahan tersebut, diharapkan akan memudahkan dan memanjakan konsumen yang terdiri dari beberapa kalangan.
Dia mengatakan, waktu operasional warnet 24 jam atau nonstop merupakan nilai tambah dalam menjaring konsumen pengguna internet.
"Beberapa pelanggan banyak menghabiskan waktu untuk mengakses internet pada waktu-waktu di luar jam kerja atau larut malam," katanya.
Sementara itu, seorang teknisi Warnet Centro yang terletak di Jalan Majapahit Semarang, Paulus mengaku tetap optimis bisnis warnet mempunyai pasar tersendiri.
Menurutnya, pemasangan hotspot di beberapa tempat umum memang memberikan dampak pada penurunan pendapatan namun hal tersebut dinilai tidak terlalu signifikan.
"Tidak semua pengguna internet memiliki perangkat yang dapat mengakses internet dengan bantuan hotspot sehingga masih tetap membutuhkan warnet," ujarnya.
Namun demikian, Paulus tetap berharap pihak-pihak yang berkompeten dalam bisnis internet yang menggunakan hotspot juga memikirkan kelangsungan usaha warnet yang pernah mengalami masa kejayaan sekitar satu tahun terakhir ini. (kpl/roc)