KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Ketua Umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar, kepada wartawan di Surabaya, Kamis (2/7) mengatakan agenda pertama yang segera dituntaskan adalah pembentukan manajemen tim, yang akan bertugas mencari pelatih dan pemain, serta sumber dana untuk operasional.
"Rencananya pada Sabtu (4/7) nanti, kami mengadakan rapat internal untuk membahas masalah itu. Diharapkan Juli ini manajemen tim sudah terbentuk, sehingga bisa secepatnya bertugas," katanya.
Menurut Saleh Mukadar, banyak persoalan yang harus diselesaikan sebelum kompetisi Liga Super diputar Oktober mendatang.
Selain pembentukan manajemen dan tim, pengurus Persebaya juga harus menyiapkan berbagai persyaratan untuk proses verifikasi yang akan dilakukan Badan Liga Indonesia (BLI) pada Agustus nanti.
Persebaya pernah mengikuti proses verifikasi untuk mendapatkan lisensi klub profesional, menjelang LSI musim 2008-2009. Namun, ada sejumlah persyaratan yang belum maksimal, terutama soal badan hukum perusahaan tim.
Saleh Mukadar memastikan semua persyaratan untuk mengikuti LSI sudah siap. "Tinggal menambah beberapa kekurangan. Tapi prinsipnya semua sudah siap," ujarnya.
"Kontrak pemain akan berakhir Agustus mendatang. Soal siapa-siapa yang diperpanjang atau tidak, akan secepatnya diputuskan," katanya dengan menambahkan pengurus juga segera menyelesaikan gaji dan bonus pemain serta pelatih.
Ia berharap skuad Persebaya sudah terbentuk paling lambat pada akhir Agustus, sehingga ada persiapan yang cukup untuk menghadapi kompetisi LSI.
"Yang jelas, kami menginginkan pelatih terbaik dan tim yang lebih baik dari musim sebelumnya," tegas Saleh.
Menyinggung calon manajer Persebaya, Saleh Mukadar mengaku hingga kini belum menemukan. Namun, ia menyebutkan beberapa kriteria untuk calon manajer, antara lain mencintai Persebaya, mampu menghidupi tim dan tidak mencari penghidupan di tim, serta punya cukup waktu mengurusi tim.
"Mudah-mudahan ada warga Surabaya yang tersentuh dan mau mengurusi Persebaya," ujarnya.
Saleh Mukadar sebenarnya sudah meminang pengusaha asal Surabaya yang kini bermukim di Jakarta, Rony Tanuwijaya untuk menjadi manajer Persebaya, karena selama ini dianggap cukup peduli dengan kondisi tim.
Setidaknya, pengusaha yang akrab disapa Rotan (kependekan dari namanya Rony Tanuwijaya, red) pernah beberapa kali membantu Persebaya, termasuk memberikan bonus Rp 100 juta saat Persebaya lolos Liga Super.
"Tapi dia mengaku tidak punya banyak waktu mengurus tim. Tapi mungkin nanti akan kami tawari jadi asisten manajer saja, mudah-mudahan dia mau," kata Saleh Mukadar. (kpl/zul)