< >

Presiden Rene Siap Tunjuk PM Haiti Baru

Sabtu, 31 Oktober 2009 12:23
Kapanlagi.com - Presiden Rene Preval Jumat menunjuk menteri perencanaan Haiti sebagai perdana menteri mendatang, satu langkah cepat untuk mengisi kekosongan yang diakibatkan oleh pemecatan pemerintah sebelumnya, semalam.

Presiden Rene Preval memanggil para ketua majelis Kongres ke istana nasional untuk memberita-tahukan kepada mereka mengenai penunjukan Jean-Max Bellerive menjadi kepala pemerintah baru, kata Ketua Senat Kelly Bastien kepada AFP.

"Kami akan menggelar sidang Senat pada awal pekan depan untuk meratifikasi dan membahas seluruh proses, yang diharapkan bisa diselesaikan sebelum 18 November," kata Bastien.

Setelah debat selama 10 jam, 18 anggota dari 29 kursi Senat memberikan suara setuju setelah tengah malam untuk memecat perdana menteri Michele Pierre-Luois.

Mereka berpendapat kinerjanya tidak memadai dalam melindungi pemulihan ekonomi di Haiti, negara termiskin di belahan bumi barat.

Para senator kemudian menyetujui resolusi yang meminta Preval segera memilih perdana menteri baru, yang akan ditugasi segera membentuk kabinet baru.

Para senator yang mendukung Pierre-Louis, mantan ekonom berusia 61 tahun yang memimpin Haiti selama setahun, memboikot pemungutan suara.

Pierre-Louis juga menolak untuk hadir dalam persidangan tersebut, yang disiarkan secara langsung melalui radio dan televisi negara itu.

"Sidang ini ilegal dan melanggar konstitusi," kata Senator Yuri Latortue, salah seorang pendukung perdana menteri, yang menyeru para senator lainnya untuk tidak mendukung mosi tak percaya untuk `menghindari negara terperosok ke dalam krisis politik.`

Misi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk menstabilkan Haiti (MINUSTAH) menyeru bagi segera dipilihnya `seorang perdana menteri baru yang akan dilantik secepat mungkin dalam rangka menghindari kekacauan kembali.`

Misi yang dipimpin Brazilia, berkekuatan 7.000 petugas, yang berada di negara itu sejak 2004 berupaya untuk membendung gejolak sosial dan politik.

"Mosi tak percaya ini disetujui pada saat upaya menstabilkan bidang politik, ekonomi dan kemasyarakatan mencapai saat kritis di negara itu," kata MINUSTAH dalam pernyataannya.

Misi, yang memberikan penghargaan terhadap tugas Pierre-Louis yang diemban selama 14 bulan, menyeru kepada para politisi agar `bekerjasama dalam semangat solidaritas dan kemitraan untuk mengatasi banyak tantangan dan tenggat-waktu yang dihadapi negara itu.`

Karena baru beberapa pekan lalu, Pierre-Louis mengimbau para investor internasional untuk ikut ambil bagian untuk memajukan situasi keamanan dan stabilitas politik di Haiti dengan mengucurkan kembali modal asing mereka.

Para anggota parlemen Haiti tahun lalu secara serempak menyetujui program politik perdana menteri itu, yang pada awalnya bertujuan untuk memecahkan kebuntuan selama berbulan-bulan yang dipicu oleh pengunduran diri pendahulunya, Jacques-Edouard Alexis.

Negara kemudian dilanda ketegangan setelah Alexis mundur pada April 2008, di tengah kekacauan meroketnya kenaikan harga pangan. (ant/bee)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


BERITA TERKAIT