
Rissa yang dijumpai di acara penarikan undian Rejeki Nomplok di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (15/2) kemarin, mengaku tato tersebut dibuat ketika dirinya bersama teman-teman melancong ke Bali beberapa waktu lalu untuk berlibur selain menghadiri undangan dari relasi dirinya.
"Ini aku buat iseng aja. Aku pilih yang temporer karena satu sampai dua minggu sudah hilang. Untuk permanen sih nggak. Kebetulan aku juga suka nonton tato di tv kabel," kata Rissa ramah seraya menambahkan motif yang tergambar merupakan hasil imajinasinya.
Selain itu letak tato, lanjutnya, juga harus diperhitungkan agar lebih terlihat seksi. "Jadi nggak sembarang tempat. Aku sengaja pilih di tengkuk di belakang leher supaya tampak seksi ketika terbuka sedikit," ujarnya.
Saat ditanya konotasi negative tato yang masih ada di sebagian besar masyarakat, Rissa mengatakan bahwa hal tersebut wajar dan sah lantaran penilaian dikembalikan pada masing-masing pribadi.
"Kalau kesan negative mungkin kalau banyak ya tampak garang. Pasti orangnya tahan sakit. Mungkin zaman dulu ada yang menilai tato seperti itu, apalagi cewek. Sah-sah aja asal nggak berpengaruh bagi mereka," terangnya panjang. (kpl/dis/dar)
Lihat Profil: Rissa Susmex