KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netDalam salah satu acara di luar arena tenis yang menjadi agenda tetap turnamen di Bali itu, dua belas petenis yang akan bertanding ditambah satu pemain cadangan semuanya ambil bagian dalam "Plate Painting" dari Jenggala Keramik di Jimbaran, Bali, Selasa.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
"Ini nggak mudah buat saya," kata petenis Australia Samantha Stosur yang mengatakan bermain tenis sangat berbeda dengan melukis.
Meski demikian, ia tampak tidak ragu-ragu menyapukan warna pada pot yang sudah disiapkan untuknya. Bahkan menyelesaikan lukisannya dengan cepat.
Sejumlah petenis lain tampak tekun dan serius melukis dan mewarnai keramiknya seperti yang dilakukan petenis Jepang Kimiko Date Krumm dan Vera Dushevina yang menjadi cadangan dalam turnamen tersebut.
Saat ditanya apakah ia ingin membawa pulang hasil kreasinya, petenis Rusia yang melukis bunga di atas potnya itu dengan tegas mengangguk.
"Hasil lukisan mereka akan dilelang untuk amal, tetapi jika mereka menginginkannya mereka boleh memiliki hasil karya mereka," kata Ade Waworuntu, pemilik Jenggala.
Khusus untuk dilelang, ia menyiapkan satu pot besar yang dibubuhi nama setiap pemain.
Turnamen tenis WTA di Bali yang sudah berlangsung sejak 2001 saat masih bernama Wismilak International kemudian berubah menjadi Commonwealth Bank Tennis Classic pada 2007, dan untuk pertamakalinya menjadi Commonwealth Bank Tournament of Champions tahun ini, sangat terkenal dengan berbagai acara di luar lapangannya.
"Ya saya sangat menikmatinya," ujar petenis Hungaria Agnes Szavay saat ditanya pendapatnya mengenai berbagai kegiatan di luar lapangan. (ant/bar)