< >

Stadion Palaran Samarinda Siap Sambut MU

Rabu, 25 Maret 2009 17:09
Lihat Biografi
Cristiano Ronaldo,
dipersiapkan main di Stadion
Utama Palaran Samarinda.
(c)Skysports
BERI KOMENTAR
CETAK BERITA INI
KIRIM KE TEMAN
Tau bencana terdahsyat? Buktiin di 'Disaster Movies'
Kapanlagi.com - Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, menepis keraguan sebagian orang mengenai kesiapan daerah tersebut untuk menggelar pertandingan persahabatan antara Manchester United (MU) dan timnas senior Indonesia pada 24 Juli 2009 dalam "Tour Asia" yang menjadi agenda MU.

"Hotel berbintang lima sudah ada di Samarinda. Mengenai jarak tempuh Balikpapan dan Samarinda sejauh 100 kilometer juga bisa diatasi dengan menggunakan transportasi udara selama 20 menit, bukan lewat darat yang memakan waktu sekitar 2,5 jam," kata Awang Faroek Ishak di Samarinda, Rabu (25/3).

[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menerapkan aturan yang mengharuskan ada hotel berbintang lima dan jarak perjalanan antara bandara hingga arena pertandingan tidak lebih dari 100 kilometer atau tidak melebihi dua jam.

"Meski bagaimanapun perlu ada dialog dengan semua pihak terkait, yakni dengan FIFA, PSSI, KONI dan Menegpora sendiri. Kami ingin semuanya tanpa masalah, mengingat persoalan ini menyangkut nama baik daerah dan nama Indonesia di mata dunia," ujar Awang.

Semula, sejumlah kalangan pesimistis bahwa laga yang akan menghadirkan mega bintang Cristiano Ronaldo itu terselenggara di Kalimantan Timur mengingat jarak Samarinda ke Balikpapan sejauh 120 km butuh waktu perjalanan antara dua sampai 2,5 jam.

Mencapai Samarinda dari Jakarta atau daerah lain di Indonesia harus melalui Balikpapan karena terdapat Bandara Internasional Sepinggan. Bandara Sepinggan Balikpapan tercatat sebagai bandara tersibuk ketiga di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan Bandara Ngurah Rai Denpasar (Bali).

Sebelumnya, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault menawarkan kepada gubernur Kaltim untuk menjadi tuan rumah dalam laga Timnas melawan MU.

Tawaran itu terkait upaya untuk memanfaatkan Stadion Utama Palaran yang dibangun untuk PON XVII-2008 Kaltim.

Stadion senilai 90 juta Dolar AS atau sekitar Rp. 800 miliar (di luar biaya pembangunan infrastruktur sekitar stadion) dianggap layak untuk tempat pertandingan tim kelas dunia karena setara dengan stadion-stadion kelas menengah di klub-klub Liga Eropa.

Nilai Stadion Utama Palaran Samarinda setara dengan stadion kelas menengah klub-klub Liga Eropa, misalnya biaya renovasi Ernst Happel Stadium yang menjadi tuang rumah final Piala Euro 2008 di Austria menelan dana sekitar 66,8 juta Euro atau sekitar Rp. 700 miliar.

Stadion Palaran dengan kapasitas 40.000 penonton menjadi stadion terbesar kedua nasional setelah Stadion Gelora Bung Karno Jakarta yang berkapasitas 80.000 penonton. (kpl/zul)



 Pesan dari sponsor 

KOMENTAR PEMBACA |

fadhli
 
tolong dong stadion palaran dijadikan sebagai kandang timnas indonesia, sebab lebih bagus daripada stadion senayan.
(11-04-2009 11:27:18)
RIZKI.BUDI
 
Knapa ga tampilin gambar stadion nya,& brapa harga tiket nya
(31-03-2009 20:49:48)

Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar