< >

Stiker Caleg Disebarkan Lewat Murid TK

Minggu, 29 Maret 2009 17:05
Kapanlagi.com - Mendekati hari pelaksanaan Pemilu 2009 persaingan antara calon legislatif (caleg) DPR, DPD dan DPRD di Kota Padang, Sumatera Barat dalam memperebutkan simpatik masyarakat kian terlihat, buktinya stiker alat peraga kampanye disebarkan melalui anak taman kanak-kanan (TK).

Data dihimpun di pada anak-anak di pemukiman pendudukan pinggiran Kota Padang, Sumbar, Sabtu (28/03), menyebutkan mereka mendapatkan gambar-gambar orang (caleg) karena diberi salah seorang temannya sesama TK.

Menyikapi hal itu salah seorang wali murid anak TK yang enggan ditulis namanya, di pemukiman kawasan Balai Baru Padang, mengaku kecewa pada tenaga pengajar yang membagi-bagikan stiker caleg terhadap anak-anak didiknya.

Menurut dia, seharusnya guru TK yang mencegah pihak tertentu yang akan mengedarkan alat peraga kampanye ke anak asuhnya karena anak-anak tidak tahu soal caleg itu. Jika ingin berkampanye ke orangtuanya, kenapa tak langsung saja datang ke pemukiman penduduk memperkenalkan secara langsung.

"Saya tak usah lah menyebutkan di mana TK yang mengedarkan stiker caleg itu, tetapi anak saya sering membawa stiker dan ketika ditanya dibagikan di sekolahnya (TK)," kata perempuan mengaku tiga anak itu.

Seharusnya, kata dia, cara kampanye melalui sarana pendidikan TK itu, menjadi perhatian pihak pengawasan, karena tidak pada sasaran, dan anak tak punya hak pilih.

Ketua Panwas Kecamatan Kuranji Padang Jhon Hendri, ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya belum menerima adanya laporan dari masyarakat, terkait cara kampanye caleg melalui anak-anak TK.

Menurut dia, kampanye yang menyebarkan stiker atau alat peraga kampanye melalui sarana pendidikan dan apalagi melibatkan anak-anak TK, merupakan pelanggaran.

Namun, masyarakat tidak melaporkan ke Panwas sehingga sulit melacaknya trik yang dilakukan caleg dan calon DPD tersebut.

"Saya baru tahu dari laporan wartawan dan belum ada temuan di lapangan. Kita akan memantau kampanye yang seperti dilakukan caleg melalui sarana TK," katanya.

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang mengetahui cara kampanye terselubung melalui sarana pendidikan oleh caleg, agar dilaporkan ke Panwas, di mana lokasi, jam berapa kejadian dan dari partai mana.

Kapan, perlu diminta masyarakat memotret pihak-pihak yang membagi-bagikan alat peraga kampanye melalui sarana pendidikan.

"Bila ada temuan dan laporan masyarakat yang dilengkapi dokumentasinya dalam bentuk foto, atau datanya bisa dipertanggungjawabkan akan segera ditindaklanjuti," kata Jhon. (kpl/riz)

 Pesan dari sponsor 

KOMENTAR PEMBACA

Kaylafitra (30-03-2009 09:24:05)
Yang mudah jangan dipilih aja caleg yang begitu...kalau lapor Panwas ama juga boong mereka selalu minta uang sogokan agar masalah cepat selesai...cag!!!



Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar