KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Saya bilang mirip-mirip (saat ditanya polisi mengenai motor yang digunakan eksekutor)," katanya saat ditanya oleh kuasa hukum Antasari Azhar dalam sidang lanjutan dugaan pembunuhan Direktur PT PRB, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa.
Antasari Azhar, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pembunuhan Direktur PT PRB bersama tiga tersangka lainnya, yakni, Kombes Pol Wiliardi Wizar, Sigit Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo serta lima eksekutor.
Nasruddin tewas ditembak setelah bermain golf di Modern Land, Tangerang, dan sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Mayapada dan RSPAD Gatot Subroto.
Dalam sidang yang dipimpin Herry Swantoro, ia mengatakan dirinya ditunjukkan oleh polisi motor Yamaha Scorpio.
Ia mengaku dirinya diperiksa oleh polisi sebanyak tiga kali, yakni, satu kali di kepolisian Tangerang dan dua kali di Polda Metro Jaya.
Ketika ditanya oleh kuasa hukum Antasari Azhar, Hotma Sitompul, mengenai apakah dirinya empat hari berada di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan apakah atas kemauan sendiri, ia menjawab bukan kemauan sendiri.
Hotma Sitompul juga sempat menanyakan apakah Suparmin pernah mendapatkan didikan sebagai intelijen karena mengetahui kejadian berlangsung cepat, Suparmin membantah pertanyaan tersebut.
Disebutkan, saat kendaraan yang dikendarainya bersama majikannya setelah melewati polisi tidur, tiba-tiba saja ada mobil Avanza berwarna silver menyalip yang disusul dengan bunyi tembakan dan dirinya melihat ke samping ada motor yang melaju cepat.
"Saya teriak minta tolong dan dalam hitungan detik orang pada berdatangan," katanya.
Soal mobil kehadiran mobil Avanza yang menyalip tersebut sempat menjadi pertanyaan oleh kuasa hukum Antasari Azhar, karena usai dua kali pemeriksaan oleh polisi Suparmin menyatakan di depan kendaraan tidak ada mobil Avanza tersebut.
Namun dalam pemeriksaan berikut 22 Juli 2009 di Polda Metro Jaya, dia mengaku bahwa di depan mobil majikannya ada mobil Avanza yang menyalip.
Di bagian lain, Suparmin juga mengaku tidak kenal dengan Sigit Haryo Wibisono, Kombes Pol Wiliardi Wizar dan Jerry Hermawan Lo.
Kendati demikian, ia mengaku sempat lima kali mengantarkan majikannya ke KPK.
Sidang akan dilanjutkan pada Kamis (5/11) dengan mendengarkan keterangan saksi, yakni, Rani Juliani, Kombes Pol Wiliardi Wizar, Sigit Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo.
Sedangkan saksi pada Selasa (3/11) menghadirkan dua istri korban, Sri Murtati dan Irawati Arienda, serta Rusli (anggota Polres Tangerang) dan supir pribadi korban, Suparmin. (ant/dar)