KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Pernikahan itu adalah sesuatu kekuatan untuk bisa menerima. Pada awal kita kenal dan bersatu hanya bagus-bagusnya saja. Tapi setelah 2, 3, 4 tahun baru kita lihat reality-nya seperti apa," ungkap presenter kondang ini kala menghadiri resepsi nikah Yenny Wahid dan Dhohir Farisi di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Minggu (18/10).
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Selain memberi ucapan selamat kepada kedua mempelai dan keluarga besar mereka, mantan resepsionis Hotel Borobudur yang terjun di bidang politik ini sempat berpesan melalui wartawan mengenai ruwetnya berumah tangga.
Yang pasti, bagi Tantowi sebuah pernikahan itu butuh pengorbanan dan pengertian dari suami maupun istri setelah masa 'pengenalan' kurang dari 4 tahun tersebut.
"Di situlah kita diuji untuk tetap bertahan, mempertahankan cinta yang sama besarnya pada saat kita baru kenalan," pungkas pria yang dikaruniai seorang putra dari hasil pernikahannya dengan Dewi Handayari sejak 19 tahun lalu. (kpl/gum/boo)
Lihat Profil: Tantowi Yahya