KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Kami mendukung (IPO) karena memang potensinya ada," kata Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, di sela peluncuran Mojopia.com, di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, sepanjang perencanaan dilakukan secara matang maka IPO akan memberi hasil yang baik perusahaan.
Sebelumnya, Direktur Keuangan TelkomVision Harjawan Balaningrath mengatakan pihaknya sedang menjajaki kemungkinan IPO.
Akan tetapi Harjawan belum bisa memastikan waktu dan jumlah saham yang akan di jual ke pasar modal karena masih dalam tahap proses persiapan.
Meski mengisyaratkan mendukung IPO, namun Rinaldi mengaku belum mengetahui detil rencana go public tersebut.
"Saya belum dapat informasi itu. Kalaupun itu menjadi bagian dari strategi manajemen untuk memperoleh dalam rangka mengembangkan perusahaan... Ya kita lihat saja," ujar Rinaldi.
Potensi TelkomVision menjadi penyelenggara layanan televisi berbayar (pay TV) terbesar di Indonesia sangat besar.
Rinaldi menggambarkan, potensi tersebut sejalan dengan pengembangan operasional layanan televisi satelit berbasis internet protokol (IPTV) Telkom.
Untuk ekspansi tersebut, TelkomVision membutuhkan belanja modal (capex) kurang lebih Rp150 miliar yang digunakan antara lain untuk membeli antena satelit bagi pelanggan.
Pada akhir tahun 2009, perusahaan menargetkan 427.000 pelanggan, melonjak dari awal tahun sekitar 200.000 pelanggan. (ant/roc)