< >

Tujuh PAC Desak Ketua PPP Pamekasan Mundur

Sabtu, 07 November 2009 17:26
Kapanlagi.com - Tujuh Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendesak Ketua DPC PPP Pamekasan Kholil Muhammad mundur dari jabatannya.

Desakan ketujuh PAC disampaikan dalam musyawarah kerja (Musker) DPC PPP Pamekasan, Sabtu, yang digelar di aula Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3, Jalan Kabupaten Pamekasan.

"Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kami mengapa ketua DPC PPP harus mundur dari jabatannya," kata juru bicara PPP Pamekasan Subaili, Sabtu siang.

Ia menjelaskan, selama kepemimpinan Kholil, banyak program partai yang bermasalah bahkan terjadi kemunduran. Salah satunya anjloknya perolehan suara partai pada pemilu legislatif 2009.

Menurut Subaili, perolehan suara PPP turun drastis terutama di legislatif. Pada tahun 2004 lalu, PPP memiliki wakil di DPRD hingga 18 kursi namun pada legislatif 2009 ini PPP hanya meraih delapan kursi.

"Penurunannya juga sangat drastis lebih dari 100%," kata Subaili.

Selain itu, kepemimpinan Kholil juga tidak bisa tegas terkait adanya sejumlah anggota dewan yang nyata-nyata pindah partai, namun tidak dilakukan pemecatan atau pergantian antar waktu (PAW).

"Ini alasan kami kenapa PAC PPP mendesak mundur. Kami hanya ingin kinerja PPP ke depan lebih profesional," katanya.

Desakan meminta mundur ketua DPC PPP Pamekasan disampaikan pada awal pelaksanaan Muskercab PPP Pamekasan. Namun waktu itu Kholil berkilah bahwa musyawarah kerja cabang harus lebih diutamakan dari pada desakan mundur.

"Sudah kita merujuk kepada tatib dulu, membahas musyawarah kerja baru setelah ini membahas persoalan itu," katanya.

Menurut juru bicara panitia musyawarah kerja cabang (Muskecab) Iskandar, musyawarah yang diikuti 13 Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP ini juga akan membahas tentang program kerja dan kebijakan DPC PPP Pamekasan satu tahun ke depan. (ant/bee)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar