KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netPengamat Kesehatan Universitas Sumatera Utara (USU) Destanul Aulia SKM, MEc, di Medan, Rabu, mengatakan, Endang Rahayu Sedianingsih, sebelum terpilih sebagai menteri, merupakan tenaga yang selalu fokus di laboratorium terutama dalam bidang penelitian virus.
Tentunya apa yang menjadi latar belakang dan didalami menkes selama ini membuat dia kurang begitu mengetahui perkembangan di masyarakat baik sosial maupun kesehatan.
Untuk membacup itulah diperlukan seorang yang selama ini tahu banyak tentang kondisi masyarakat di lapangan dan mampu mengorganisir semua kepentingan dalam layanan kesehatan.
"Ini penting artinya agar wakil menteri kesehatan itu dapat merangkul semua pihak maupun elemen demi mendukung suksesnya program kesehatan demi mewujudkan masyarakat sehat," katanya.
Artinya, tambah dia, wakil menkes tersebut sangat diharapkan mampu menjalin hubungan lintas sektoral tidak hanya di bidang kesehatan tapi juga bidang lainnya. Karena permasalahan kesehatan masyarakat tidak cukup hanya ditangani oleh Depkes semata tapi juga departemen-departemen lainnya.
Misalnya permasalahan parit yang tumpat akibat sampah hingga meluap ke badan jalan. Parit ini merupakan sumber penyakit bagi masyarakat dan penanggulangannya tentunya dibutuhkan peranan Departemen Pekerjaan Umum.
"Artinya untuk mewujudkan Indonesia Sehat semua pihak harus terlibat di dalamnya dan turut bergandengan tangan menyukseskannya. Di sinilah peran wakil menkes tersebut untuk menggandengnya dengan bekal ilmu 'organizernya itu'," katanya.
Sementara menanggapi kemungkinan wakil menkes tersebut dari kalangan politisi, ahli Pembiayaan Kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat USU ini mengatakan, sebaiknya hal ini dipikirkan terlebih dahulu matang-matang.
Posisi wakil menteri merupakan jabatan strategis yang bertugas membantu seorang menteri dalam menjalankan kebijakannya. Jika berasal dari parpol, dikhawatirkan keberadaannya sebagai wakil menteri tidak akan maksimal karena konsentrasinya akan terbagi antara tugas di departemen dan membesarkan parpol.
"Idealnya posisi wakil menteri harus dijabat sosok yang benar-benar memiliki kompetensi di bidangnya dan faham tentang permasalahan kesehatan masyarakat kita," katanya. (ant/bee)