< >

Yogyakarta Alami Deflasi

Senin, 02 November 2009 21:11
Kapanlagi.com - Kota Yogyakarta pada Oktober 2009 mengalami deflasi 0,03%, padahal pada September 2009 inflasi sebesar 0,80%.

"Hal itu disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga konsumen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Suharno, di Yogyakarta, Senin.

Ia mengatakan, kelompok pengeluaran itu antara lain kelompok bahan makanan turun 0,12%, kelompok kesehatan (0,04%), dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (0,68%).

"Sebaliknya, kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks antara lain kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,06%, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik 0,22%," katanya.

Ia mengatakan, selain itu kelompok sandang naik 0,34%dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga naik 0,04%.

Menurut dia, dampak perubahan musim cukup berpengaruh terhadap produksi pada sektor pertanian, khususnya tanaman sayuran dan bumbu. Semestinya, Oktober 2009 merupakan masa panen yang dapat diandalkan.

"Namun, pada Oktober 2009 produksi tanaman sayuran dan bumbu kurang menguntungkan sehingga harga produknya berfluktuasi," katanya.

Ia mengatakan, kebijakan Pertamina menaikkan harga gas juga ikut berpengaruh pada kondisi perekonomian di Kota Yogyakarta. (kpl/bar)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar