PERSONAL
Franky Sahilatua bernama lengkap Franklin Hubert Sahilatua, lahir di Surabaya, 16 Agustus 1953. Franky, yang dikenal sebagai penyanyi balada dan juga aktifis sosial dan politik ini anak ketiga dari tujuh bersaudara yang di antaranya adalah Jane Sahilatua dan Johnny Sahilatua.

Beberapa lama tidak terdengar kabar dari penyanyi yang khas dengan lirik lagu kontroversial ini, pada pertengahan Juli 2010, Franky dilarikan ke rumah sakit karena diduga menderita sakit batu ginjal. Franky sendiri mengaku sudah tidak tahan dengan sakit yang dirasakannya, sampai dirinya memaksa untuk masuk rumah sakit.

Selang dua minggu dari perawatannya di Rumah Sakit Bintaro, Franky diresmikan menderita kanker sumsum tulang belakang yang mengharuskannya dilarikan ke Singapura untuk perawatan lebih lanjut. Franky harus menjalani operasi dan kemoterapi dengan biaya yang sangat tinggi. Bahkan kabarnya beberapa alat yang digunakan untuk merawat Franky harus dilepas karena kurangnya biaya.

Oleh karena ini, beberapa teman dan sahabat sesama musisi dan seniman menggelar malam dana Tribute to Franky Sahilatua di Bengkel Cafe, SCBD, Jakarta pada Kamis 12 Agustus 2010. Acara ini dihadiri berbagai pihak mulai dari politisi, aktor dan aktris, sampai sesama musisi. Acara ini diprakarsai oleh Glenn Fredly, Dwiki Darmawan, Ebiet G. Ade dan Garin Nugroho. Dana yang terkumpul dari acara ini sementara dicatat sebesar Rp. 52.650.000, US$6420, dan 1050 dollar Singapura.

Namun Tuhan ternyata berkehendal lain. Sang penyanyi legendaris tutup usia setelah bertarung dengan kanker sumsum tulang belakang yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif selama beberapa saat di Singapura dan Jakarta.Dia menghembuskan nafas terakhir di RS Medika Permata Hijau, pada 20 April 2011 pukul 15.15.

KARIR
Di masa keemasannya, sekitar tahun 1970-an bersama sang adik, Jane, Franky cukup populer. Duet Franky&Jane telah merilis 15 album, yang semuanya di bawah label Jackson Record. Albumnya antara lain, MUSIM BUNGA, ALI TOPAN, KEPADA ANGIN DAN BURUNG-BURUNG, PANEN TELAH DATANG dan MENYAMBUT MUSIM PETIK. Berikutnya Franky banyak merilis album solo dan mencipta lagu.

Sukses dengan duet tersebut, beberapa lama kemudian Franky mengakhiri kerja samanya karena Jane kemudian menikah dan hendak memusatkan diri pada keluarga. Selanjutnya, Franky memilih untuk masih terus berkarya dan lebih banyak bersolo karier.

Lagunya Di Bawah Tiang Bendera diciptakannya bersama Iwan Fals pada 1996, dengan latar belakang peristiwa 27 Juli. Kemudian lagu Kemesraan juga dipopulerkan Iwan Fals, merupakan lagu karangannya bersama adiknya, Joni.

Selain itu, kini Franky banyak tampil sebagai aktifis sosial yang banyak memberikan kritiknya pada kebijakan-kebijakan yang tidak memihak pada rakyat baik melalui lagu maupun orasi-orasinya. Bahkan pada pemilu 2004, dirinya terang-terangan turut mendukung dan mengkampayekan calon presiden Amien Rais, sebagai calon presiden yang menurutnya paling bersih dibanding yang lain.

Pada Oktober 2010, Franky dinobatkan sebagai penerima penghargaan Lifetime Achievement Award yang diberikan SCTV Award 2010, atas semua perannya di dunia musik Indonesia.


DISKOGRAFI
Album Solo
* BALADA WAGIMAN TUA (1982)
* GADIS KEBAYA (1984)
* DIBALIK KACA JENDELA
* PURNAMA JANGAN BERKEPING
* TERMINAL (1993) bersama Iwan Fals
* KEMARIN (1994)
* LELAKI DAN TELAGA (1995)
* ORANG PINGGIRAN (1995) bersama Iwan Fals
* PERAHU RETAK (1996) bersama Emha Ainun Najib
* MENANGIS (1999) bersama Iwan Fals

Franky & Jane
* KEMBALILAH (1975)
* BALADA ALI TOPAN (1976)
* MUSIM BUNGA (1978)
* KEPADA ANGIN DAN BURUNG-BURUNG (1978)
* DAN KETUK SEMUA PINTU (1979)
* PANEN TELAH DATANG (1980)
* SITI JULAIKA (1982)
* DI LADANG BUNGA (1983)
* RUMAH KECIL, PINGGIR SUNGAI (1984)
* BIARKAN HUJAN (1986)
* LANGIT HITAM (1990)
* PERJALANAN/BIS KOTA (Versi Baru) (1991)
* POTRET (1992)
* LELAKI DAN REMBULAN (1993)

Franky & Johnny
* UNTUKMU GADISKU

Franky, Jane & Johnny
* MENYAMBUT MUSIM PETIK (1985)
* FRANKY & JANE, ACOUSTIC FOREVER (2011)

Album Lain
* KITA SEMUA SAMA (1989)
* NURLELA (1989)

Karya Populer
* Di Bawah Tiang Bendera
* Kemesraan
* Malu

Show More ▼



Show More ▼