PERSONAL

Setiawan Hanung Bramantyo lahir di Yogyakarta, 1 Oktober 1975, dikenal sebagai seorang sutradara muda dengan sejumlah karya berprestasi. Dalam kehidupan pribadinya, pernikahan Hanung dengan Yanesthi Hardini sedang berada di ujung tanduk. Proses perceraian Hanung yang telah dikaruniai satu orang anak berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Di awal Februari 2009, sutradara film pendek JK ini, telah resmi menjadi duda. Selepas resmi jadi duda, ayah dari Barmastya Bhumi dikabarkan menjalin hubungan spesial dengan artis Zaskia Adya Mecca. Meski kerap menyangkal hubungan ini, namun pada Senin (14/9) malam, bertempat di Masjid At Taqwa, Kebayoran Baru, Jaksel, Hanung mantap menikahi Zaskia. Dengan mas kawin berupa uang tunai Rp80.897.000, sutradara GET MARRIED 2 ini resmi menjadi suami Zaskia.

Di awal 2010, Hanung diberitakan diperiksa oleh Kepolisian Kalimantan Selatan. Sutradara ini diduga telah menerima uang sebesar Rp1,4 miliar terkait pembuatan film ASMAUL HUSNA. Namun sayangnya, uang ini disinyalir sebagai hasil kejahatan. Kabarnya kasus ini juga menyeret nama penyanyi Opick. Hanung sendiri merasa dirinya hanyalah korban.

KARIR

Dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2005, Hanung terpilih sebagai sutradara terbaik lewat filmnya, BROWNIES untuk Piala Citra - film layar lebar. Dirinya juga dinominasikan sebagai sutradara terbaik untuk film cerita lepas, lewat SAYEKTI DAN HANAFI, namun dirinya kemudian dikalahkan oleh sutradara Guntur Soehardjanto.

Film-film yang disutradarai Hanung di antaranya, LENTERA MERAH (2006), JOMBLO (2006), SAYEKTI DAN HANAFI (TV) (2005), CATATAN AKHIR SEKOLAH (2005), BROWNIES (2004), WHEN ... (2003), GELAS-GELAS BERDENTING (2001) dan TOPENG KEKASIH (2000). Selain juga mengarahkan film TINGKLING GLASS, yang kemudian berhasil meraih Juara III Bronze 11th Cairo International Film Festival (CIFF) Category TV Program di Mesir.

Karya spektakuler Hanung ditunjukkan lewat film AYAT-AYAT CINTA (2008), sebuah film religi yang diangkat dari novel sukses karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama. Dalam film itu, duda dengan seorang anak ini, mengajak Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia A Mecca, dan Putri Indonesia 2002, Melanie Putri membintangi film yang juga sukses diputar di Malaysia dan Singapura itu.

Sukses film ini, juga diikuti dengan keberhasilan album OST AYAT-AYAT CINTA (2008) yang di dalamnya berisi 12 lagu yang dibawakan Rossa, Ungu, dan Sherina.

Hanung sendiri pernah kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia namun tidak diselesaikannya. Berikutnya pindah mempelajari dunia film di Jurusan Film Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta. Selagi menunggu proses sidangnya, Hanung kembali membuktikan kiprahnya sebagai sutradara muda berbakat. Bersama Starvision ia ingin mengulang suksesnya terdahulu lewat film PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN yang diangkat dari novel karya Abidah Al Khalieqy.

Pada tahun 2011, filmnya, ? menjadi kontroversi di tanah air. Beberapa pihak mengecam keras agar film ini tidak tayang. Setelah sempat tampil di layar lebar, film ? sempat akan ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta, SCTV. Namun, karena dianggap berisi tentang pemurtadan, film ini gagal tayang setelah Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kantor SCTV

FILMOGRAFI

Sebagai sutradara:
* TOPENG KEKASIH (2000)
* GELAS-GELAS BERDENTING (2001)
* WHEN ... (2003) - (FILM PENDEK)
* BROWNIES (2004)
* CATATAN AKHIR SEKOLAH (2005)
* SAYEKTI DAN HANAFI (TV) (2005)
* JOMBLO (2006)
* LENTERA MERAH (2006)
* KAMULAH SATU-SATUNYA (2007)
* LEGENDA SUNDEL BOLONG (2007)
* GET MARRIED (2007)
* AYAT-AYAT CINTA (2008)
* DOA YANG MENGANCAM (2008)
* PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN (2009)
* JK (2009) - (FILM PENDEK)
* GET MARRIED 2 (2009)
* MENEBUS IMPIAN (2010)
* SANG PENCERAH (2010)
* ? (2011)
* TENDANGAN DARI LANGIT (2011)


Sebagai pemain:
* JOMBLO (2006) - sebagai koki
* LENTERA MERAH (2006) - sebagai Dewan Alumni 65
* GET MARRIED 2 (2009) - sebagai pemarkir mobil
* GET MARRIED 3 (2011) - sebagai orang buta

Baca Profil Lengkap Hanung Bramantyo ▼



Show More ▼