PERSONAL
Jenny Rachman yang lahir 18 Januari 1959 tersebut dikenal sebagi aktris sekaligus aktivis film senior yang telah malang melintang di dunia perfilman sejak usia muda. Walaupun tidak serta merta langsung dikenal sebagai artis kawakan, namun usaha kerasnya patut diacungi jempol.

Yeyen telah dua kali bercerai. Suami pertamanya adalah pengusaha Budi Prakoso, yang juga adik pengusaha dan seniman Setiawan Djodi. Perceraian kedua dialami pada 11 Desember 2007, setelah pengadilan Agama Jakarta Pusat memutus cerai atas gugatanya pada Romo Niti Yudho atau Robert Wahyu.

Jenny pada 18 April 2008 kembali menikah untuk kali ketiga dengan Supradjarto (52), seorang direksi Bank BRI. Pernikahan keduannya berlangsung di Amarta Ballroom Hotel Melia Purosani Yogyakarta.

KARIR
Wanita berdarah Aceh dan Cina-Madura ini, mengawali karirnya sebagai bintang iklan, model foto dan peragawati sejak usia 14 tahun. Pertemuannya dengan produser Tuty Soeprapto, dalam sebuah arena bermain ski di Jakarta menjadi awal dirinya berkarir.

Jenny Rachman telah memiliki usaha keras untuk dapat menjadi seorang bintang film. Banyak peran film figuran yang telah dibintanginya, sebelum kemudian dirinya berhasil menjadi bintang. Debutnya memerani peran utama lewat film RAHASIA GADIS (1975).

Pada 1990, mantan istri Romo Niti Yudho ini, kemudian berhasil meraih Piala Citra FFI 1980, lewat film KABUT SUTRA UNGU, arahan sutradara Sjumandjaja. Menyusul Piala Citra FFI kedua direbutnya melalui film karya Sutradara Chaerul Umam, GADIS MARATHON (1982). Film Yeyen lainya di antaranya, NOVEMBER 1828 arahan sutradara Teguh Karya, BUKAN SANDIWARA, KARTINI (Sjumandjaja), dan DOEA TANDA MATA (Slamet Rahardjo).

Meski tidak lagi sebagai aktris aktif, Jenny memiliki kepedulian terhadap nasib kehidupan para aktris. Melalui kongres PARFI 2006, Jenny terpilih sebagai ketua umum organisasi Aktor dan Aktris Film Indonesia untuk periode 2006-2010, menggantikan Eva Rosdiana Dewi.

FILMOGRAFI
ITA SI ANAK PUNGUT (1973) Frank Rorimpandey
JANGAN BIARKAN MEREKA LAPAR (1974) Chris Pattikawa
PRAHARA (1974) Nico Pelamonia
RAMA SUPERMAN INDONESIA (1974) Frans Totok Ars
SUSANA (1974) B.Z. Kadaryono
RAHASIA GADIS (1975) B.Z. Kadaryono
AKIBAT PERGAULAN BEBAS (1977) Matnoor Tindaon
CHRISTINA (1977) I.M. Chandra Adi
KEKASIH (1977) Bobby Sandy
KUGAPAI CINTAMU (1977) Wim Umboh
PENGALAMAN PERTAMA (1977) Jopi Burnama
SECERAH SENYUM (1977) Arizal
SEMAU GUE (1977) Arizal
AKIBAT GODAAN (1978) Matnoor Tindaon
BINALNYA ANAK MUDA (1978) Ismail Soebardjo
LAKI-LAKI BINAL (1978) Arizal
NOVEMBER 1828 (1978) Teguh Karya
PAHITNYA CINTA MANISNYA DOSA (1978) Wahab Abdi
PEREMPUAN TANPA DOSA (1978) Nico Pelamonia
KABUT SUTRA UNGU (1979) Sjuman Djaya
KECUPAN PERTAMA (1979) Arizal
ROMATIKA REMAJA (1979) Jopi Burnama
BUKAN SANDIWARA (1980) Sjuman Djaya
BUSANA DALAM MIMPI (1980) Ida Farida
KEMBANG PADANG KELABU (1980) Ishaq Iskandar
GADIS MARATHON (1981) Chaerul Umam
HATI SELEMBUT SALJU (1981) Ishaq Iskandar
BUDAK NAFSU (1983) Sjuman Djaya
R.A. KARTINI (1983) Sjuman Djaya
DOEA TANDA MATA (1984) Teguh Karya
HATIKU BUKAN PUALAM (1985) Nasri Cheppy
DI BAWAH LINDUNGAN KA'BAH (2011)

PENGHARGAAN
Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 1980 dalam film KABUT SUTRA UNGU
Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 1982 dalam film GADIS MARATHON
Best Actress Asia Pacific Film Festival 1980 dalam film KABUT SUTRA UNGU

NOMINASI FFI
BUDAK NAFSU
DOEA TANDA MATA


IKLAN
Hemaviton
Wanita berdarah Aceh dan Cina-Madura ini, mengawali karirnya sebagai bintang iklan, model foto dan peragawati sejak usia 14 tahun. Pertemuannya dengan produser Tuty Soeprapto, dalam sebuah arena bermain ski di Jakarta menjadi awal dirinya berkarir.

Jenny Rachman telah memiliki usaha keras untuk dapat menjadi seorang bintang film. Banyak peran film figuran yang telah dibintanginya, sebelum kemudian dirinya berhasil menjadi bintang. Debutnya memerani peran utama lewat film RAHASIA GADIS (1975).

Pada 1990, mantan istri Romo Niti Yudho ini, kemudian berhasil meraih Piala Citra FFI 1980, lewat film KABUT SUTRA UNGU, arahan sutradara Sjumandjaja. Menyusul Piala Citra FFI kedua direbutnya melalui film karya Sutradara Chaerul Umam, GADIS MARATHON (1982). Film Yeyen lainya di antaranya, NOVEMBER 1828 arahan sutradara Teguh Karya, BUKAN SANDIWARA, KARTINI (Sjumandjaja), dan DOEA TANDA MATA (Slamet Rahardjo).

Meski tidak lagi sebagai aktris aktif, Jenny memiliki kepedulian terhadap nasib kehidupan para aktris. Melalui kongres PARFI 2006, Jenny terpilih sebagai ketua umum organisasi Aktor dan Aktris Film Indonesia untuk periode 2006-2010, menggantikan Eva Rosdiana Dewi.

FILMOGRAFI
ITA SI ANAK PUNGUT (1973) Frank Rorimpandey
JANGAN BIARKAN MEREKA LAPAR (1974) Chris Pattikawa
PRAHARA (1974) Nico Pelamonia
RAMA SUPERMAN INDONESIA (1974) Frans Totok Ars
SUSANA (1974) B.Z. Kadaryono
RAHASIA GADIS (1975) B.Z. Kadaryono
AKIBAT PERGAULAN BEBAS (1977) Matnoor Tindaon
CHRISTINA (1977) I.M. Chandra Adi
KEKASIH (1977) Bobby Sandy
KUGAPAI CINTAMU (1977) Wim Umboh
PENGALAMAN PERTAMA (1977) Jopi Burnama
SECERAH SENYUM (1977) Arizal
SEMAU GUE (1977) Arizal
AKIBAT GODAAN (1978) Matnoor Tindaon
BINALNYA ANAK MUDA (1978) Ismail Soebardjo
LAKI-LAKI BINAL (1978) Arizal
NOVEMBER 1828 (1978) Teguh Karya
PAHITNYA CINTA MANISNYA DOSA (1978) Wahab Abdi
PEREMPUAN TANPA DOSA (1978) Nico Pelamonia
KABUT SUTRA UNGU (1979) Sjuman Djaya
KECUPAN PERTAMA (1979) Arizal
ROMATIKA REMAJA (1979) Jopi Burnama
BUKAN SANDIWARA (1980) Sjuman Djaya
BUSANA DALAM MIMPI (1980) Ida Farida
KEMBANG PADANG KELABU (1980) Ishaq Iskandar
GADIS MARATHON (1981) Chaerul Umam
HATI SELEMBUT SALJU (1981) Ishaq Iskandar
BUDAK NAFSU (1983) Sjuman Djaya
R.A. KARTINI (1983) Sjuman Djaya
DOEA TANDA MATA (1984) Teguh Karya
HATIKU BUKAN PUALAM (1985) Nasri Cheppy
DI BAWAH LINDUNGAN KA'BAH (2011)

PENGHARGAAN
Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 1980 dalam film KABUT SUTRA UNGU
Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 1982 dalam film GADIS MARATHON
Best Actress Asia Pacific Film Festival 1980 dalam film KABUT SUTRA UNGU

NOMINASI FFI
BUDAK NAFSU
DOEA TANDA MATA


IKLAN
Hemaviton

Baca Profil Lengkap Jenny Rachman ▼



Show More ▼