PERSONAL

Kantata Takwa adalah sebuah kelompok musik berkualitas yang lahir akhir decade 1980-an. Grup musik ini adalah kumpulan tokoh – tokoh yang ahli di bidangnya.

Mereka adalah Iwan Fals dan Sawung Jabo, pengarang lagu dan penyanyi berkualitas. Setiawan Djody, seorang pengusaha sukses sekaligus musisi ternama. (alm.) WS Rendra, penyair dan seniman yang berkharisma. Jockie Suryoprayogo, arranger dan pemain keyboard senior. Donny Fatah, pemain bass dan rocker yang ulung. Serta Innisisri, seorang pemain drum dan perkusi yang kreatif.

KARIR

Tahun 1990, grup musil ini mengeluarkan album perdana mereka yang berjudul KANTATA TAKWA. Album perdana ini menghadirkan permainan gitar Eet Sjahranie dan Raidy Noor, gebukan drum Budhy Haryono, serta tiupan saksofon Embong Rahardjo. Kolaborasi mereka menghasilkan lagu berjudul KESAKSIAN yang sangat ekspresif.

Sukses dengan album perdananya, Kantata Takwa mengadakan pertunjukan musik di Stadion Utama Senayan, Jakarta pada 23 Januari 1990. Konser ini tercatat sebagai pertunjukan music terbesar dalam sejarah musik Indonesia baik dari segi kuantitas penonton maupun kualitas panitia penyelenggara.

Beberapa bukan kemudian, Kantata Takwa melakukan tur konser di Surabaya pada 11-12 Agustus 1990 dan di Solo pada 11-12 September 1990.

Setelah sukses dengan album dan konser akbarnya, Kantata tak terdengar lagi namanya sebab para personelnya sibuk dengan proyek solo masing – masing. Iwan Fals menggarap albumnya seperti CIKAL, HIJAU, dan ORANG GILA. Setiawan Djody sibuk menggarap album perdananya, DIALOG. Sedangkan Sawung Jabo bersama kelompok musiknya yang lain, Sirkus Barock, juga menggarap album berjudul FATAMORGANA.

Sebenarnya selama masa vakum, personel grup ini juga masih tetap bekerja sama. Iwan Fals, Sawung Jabo, dan Innisisri tergabung dalam kelompok Swani dan Dalbo hingga akhirnya mengeluarkan album berjudul ANAK WAYANG pada tahun 1994.

Kemudian pada tahun 1995, Kantata mengadakan konser kecil yang diperuntukkan hanya untuk kalangan terbatas di Hardrock café, Jakarta dan disusul dengan konser akbar di lapangan terbuka di Surakarta yang terselenggara pada tanggal 15 Oktober 1995.

Tahun 1997, Kantata mengeluarkan album kedua yaitu KANTATA SAMSARA. Mereka menciptakan album ini karena ingin menghidupkan kembali Kantata Takwa sesuai dengan kata samsara yang berarti lahir kembali.

Walaupun grup musik ini masih belum mengeluarkan album baru hingga sekarang, namun pada tahun 2007 album pertama Kantata Takwa masuk ke dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik yang diterbitkan oleh majalah Rolling Stone pada bulan Desember 2007.

DISKOGRAFI

KANTATA TAKWA (1990)

KANTATA SAMSARA (2007).

 

 

 

 

Baca Profil Lengkap Kantata Takwa ▼