PERSONAL
Lilis Suryani adalah penyanyi lawas kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1948. Dia terkenal dengan lagunya Gang Kelinci yang popular pada tahun 1960an. Lilis meninggal karena kanker rahim yang dideritanya selama empat tahun, dan meninggalkan 3 anak serta 8 cucu.

Lilis banyak menyanyikan lagu berbentuk perjuangan sebagai perangsang kepada anggota tentera Indonesia saat berkonfrontasi dengan Malaysia. Lagu yang pernah dinyanyikan antara lain Tiga Malam, Pergi Berjuang, Kau Pembela Nusa Bangsa, Mohon Diri, Hurryku Sayang, Baju Loreng dan Berita.

KARIR
Lilis Suryani mulai terjun ke dunia musik ketika usia 12 tahun ketika masih duduk di Sekolah Rakyat (SR) di daerah Gang Tepekong, Jakarta Pusat. Suara Lilis yang lantang dan artikulasinya yang jelas adalah modal utamanya dalam bernyanyi. Dua tahun kemudian, ketika ia sedang menimba ilmu di Sekolah Kepandaian Putri Boedi Oetomo, Lilis telah mendapatkan tawaran untuk menyanyi di Istana Negara. Itulah awal mula perkenalan Lilis dengan Bung Karno.

Tahun 1963, ia sudah mulai tampil di TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Di tahun yang sama ia mendapat kesempatan rekaman untuk yang pertama kalinya. Ketika itu Suyoso Karsono (Mas Yos) tertarik pada reputasi Lilis dan ingin mengabadikan suaranya dalam bentuk rekaman. Tawaran itu diterima dan Lilis masuk rekaman di bawah label Irama Record. Sejak itu, lagu-lagu Lilis pun mulai populer di pasaran.

Pada tahun 1965, ketika Bung Karno sedang gencar membendung derasnya arus budaya barat, termasuk musik barat yang disebutnya "musik ngak-ngik-ngok", Bung Karno mempromosikan gerakan budaya yang menurutnya sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia dan dianggap mewakili tata krama budaya Timur yaitu beliau menyebutnya dengan nama Irama Lenso.

Lilis Suryani yang terampil menyanyikan berbagai lagu-lagu daerah, tentu saja cocok dengan keinginan Bung Karno. Sejak itu muncullah album MARI BERSUKA RIA dengan Irama Lenso. Pemusik dan penyanyi tenar pun banyak yang ikut serta mempopulerkan irama lenso tersebut, antara lain Bing Slamet, Jack Lesmana, Titiek Puspa, Nien Lesmana dan Lilis Suryani.

Lilis Surjani dan Bing Slamet masing-masing menyanyikan lagu Genjer-Genjer, karya seniman Banyuwangi, M Arief. Sayangnya lagu tersebut akhirnya dianggap sebagai lagu yang terlarang, karena berhubungan erat dengan peristiwa Gerakan 30 September PKI.

Popularitas Lilis Suryani mulai sering dikait-kaitkan dengan Bung Karno. Terutama, ketika ia menyanyikan lagu pujian untuk Bung Karno yang berjudul Oentoek Paduka Jang Mulia Presiden Soekarno, karya Soetedjo yang terdapat pada album Lilis Suryani dibawah label Irama Record, musiknya di garap oleh Orkes Bayu di bawah pimpinan F Parera.

Tahun 1968, Lilis tak hanya tampil sebagai penyanyi solo yang sukses. Ia pun pernah terlibat membentuk sebuah grup musik wanita yang diberi nama The Females bersama Rita Rachman (keyboard) dan Rose Sumanti. Ia sendiri bermain drum di kelompok ini. Saat itu, kancah musik negeri ini memang sedang diwarnai munculnya band-band wanita, seperti Dara Puspita, The Singers, The Reynettes, The Beach Girls dan lain-lain.

Popularitas Lilis pun kian berkibar. Dia tak hanya dikenal di Indonesia, melainkan ke negeri jiran, seperti Malaysia, Singapura, hingga Filipina. Di Singapura, Lilis sempat merilis beberapa album pada perusahaan rekaman Pop Sound yang merupakan subdivisi dari Phillips. Album-album Lilis pun dicetak ulang di Malaysia dang Singapura. Era 70-an, popularitas Lilis di Indonesia mulai memudar. Namun namanya justru Lilis tetap dikenang di Malaysia hingga sekarang.

DISKOGRAFI
Album Studio
PULANG MUHIBAH (Irama Record EPLN 4), (Irama.LPI 175123).
LILIS SURJANI (Irama Records LPI 175111).
IA TETAP DI ATAS (Irma Record LPI 17597).
PANTUN DJENAKA-LILIS SURJANI (Bintang Record BT 103).
LS (Remaco RL).
KISAH REMADJA (Remaco REP 010).
WAJAH MENGGODA (Bali/Remaco RL 018).
GANG KELINTJI(Remaco RL 020).
PERMATA BUNDA (Bali Record BLM).
KU TELAH BERDUA (Remaco RL 036).
PEMBURU (Remaco RL 044).
007 (Remaco RL 053).
TAXI IBUKOTA (Remaco RL 081).
SI ASENG MATJAN GLODOK (Remaco RL 080).
INSAFLAH (Mutiara MLL 005).
LILIS SURJANI (Indah SML 12 001).
DITINGGAL MAMA (Phillips 112619).
KASIH NAN ABADI ( Popsound /Philips Product).
JANGAN TANYA (Pop/Phillips Product).
AIRMATA - LILIS SURJANI (Pop/Phillips Product).
SELAMAT TINGGAL - LILIS SURJANI (Pop Sound/Phillips).
LILIS SURYANI VOL.1 (Yukawi IMR 900121).
LILIS SURYANI VOL 2 'NENG PIPIT' (Yukawi IME 900121).
PAKARENA (Remaco).
KINI KAU JAUH (Irama. EP-49).
AIR MATA (Remaco. RL-058).
TELEPON (Irama.LPI 17597).
TIGA MALAM (Irama. LPI 175111).
VOLUME 3. DADU CINTA (Granada).

FILMOGRAFI
DI AMBANG FADJAR (PT Agora Film,1964).
BUNGA PUTIH (PT Agora Film,1966).
MAHKOTA (PT Agora Film,1967).
JANGAN KAU TANGISI (PT Daya Isteri Film,1974).

Show More ▼