Jika Indonesia punya daftar manusia hebat, nama Peter F Gontha pasti ada di dalamnya. Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 4 Mei 1948 silam ini adalah sosok yang patut ditiru. Kesabaran dan giatnya menjalanankan sesuatu adalah didikan terbaik dari putra pasangan V Willem Gontha dan Alice ini.

Karir Peter tidak langsung melejit seperti apa yang sudah diraihnya sekarang. Butuh lebih dari kerja keras sebelum akhirnya ia mendirikan perusahaan-perusahaan terkenal seperti Plaza Indonesia Realty (The Grand Hyatt Jakarta), Bali Intercontinental Resort, Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), Surya Citra Televisi (SCTV), PT Chandra Asri Indonesia, PT Tri Polyta Indonesia, serta Indovision.

Awalnya, Peter banyak menjalani berbagai profesi. Selain menjadi kelasi, ia pun pernah menjadi awak kapal pesiar mewat Holland-American Line yang berpusat di Belanda. Peter yang pandai lantas mendapat kesempatan untuk belajar akuntansi di Praehap Institute Belanda lewat program beasiswa dari Shell. Tapi walaupun mengikuti program sekolah gratis, bukan berarti ia duduk berpangku tangan. Pekerjaan-pekerjaan keras pun dilakoninya, seperti supir taksi, pelayan restoran, hingga tukang pembersih karat kapal di masa kuliah.

Usai kuliah, Peter langsung memanfaatkan ilmu yang ada. Ia menjadi karyawan Citibank New York, sampai kesuksesan besar mendatanginya sehingga terpilih menjadi Vice President American Express Bank lingkup Asia.

Bisnis Peter makin meluas. Julukan pengusaha muda luar biasa mulai mampir kepadanya. Pada pertengahan 1990 ia sempat disebut sebagai 'Rupert Murdoch Muda Indonesia' gara-gara kiprahnya yang malang melintang di bisnis media tanah air. Sementara julukan lainnya adalah 'Donald Trump Indonesia' lantaran acara reality show THE APPRENTICE INDONESIA yang dibawakannya.

Berbicara soal musik, jazz adalah cinta mati seorang Peter F Gontha sejak masih berusia 8 tahun. Darah jazznya mengalir dari sang ayah, Wim Gontha - pemimpin big band BPM Shell yang beranggotakan Bubi Chen, Jack Lesmana, dan Maryono sang maestro jazz Indonesia. Peter kemudian menggebrak industri musik Indonesia dengan Jakarta International Jazz Festival yang diakui di mancanegara sebagai festival jazz terbesar di dunia.

Baca Profil Lengkap Peter F Gontha ▼



Show More ▼