PERSONAL
Pong Hardjatmo adalah salah satu aktor legendaris Indonesia. Pria kelahiran Solo, 13 September 1942 itu dikenal luas sebagai pemeran dalam film layar lebar pada era tahun 1970-an hingga dekade tahun 1980-an. Selain menggeluti dunia akting, Pong juga dikenal sebagai politisi yang berani dan tegas dalam menyuarakan pendapatnya.

KARIR
Pong telah malang melintang di dunia akting sejak tahun 1969 hingga sekarang. Jatuh bangunnya perfilman Indonesia telah dia rasakan semenjak pertama kali dirinya berkomitmen sebagai seorang aktor. Dia mengawali karir film dalam film pertamanya yang berjudul NJI RONGGENG. Hingga kini telah puluhan judul film dan sinetron yang dibintanginya.

Ketika dunia perfilman Indonesia meredup, Pong kemudian beralih ke dunia sinetron, dengan sejumlah sinetron yang dibintanginya. Di mana Pong banyak memerankan peran karakter sebagai orang tua yang bijaksana dalam sebuah keluarga. Film yang pernah dibintangi Pong, di antaranya film remaja dan percintaan, Awan Djingga (1970), Bertjinta Dalam Gelap (1971), Perawan Di Sektor Selatan (1971), Musim Bercinta (1978) dan banyak lagi yang lain.

Ternyata kebijaksanaan yang dilakoni Pong dalam beberapa perannya dalam sinetron juga mempengaruhi pribadi Pong. Terbukti, dirinya ternyata juga ikut memperhatikan masalah yang dihadapi bangsa Indonesia. Bukan hanya peduli, namun Pong lebih memilih untuk cepat bertindak.

Pada akhir Juli 2010, kabar mengenai aksi Pong sempat menggegerkan publik Indonesia. Pong melakukan tindakan yang mengejutkan, yaitu dengan mencoret-coret atap kura-kura gedung DPR-RI dengan tulisan 'Jujur. Adil. Tegas'. Beberapa kabar menyebutkan bahwa aksi nekat aktor ini dipicu oleh kekecewaannya pada kerja pemerintah yang dianggap lamban.

Aksi Pong ini menuai banyak dukungan meski dirinya harus diseret oleh pihak yang berwajib. Salah satu pendukung Pong adalah Joko Anwar, sutradara muda yang cukup kontroversial. Lewat Twitter, dia mendukung tindakan Pong dengan mengajak para Tweeps untuk memberikan dukungan pada Pong yang mereka anggap sebagai sosok pemberani dan heroik.

Aksi berani Pong rupanya tidak hanya sampai di situ. 23 Juli 2011, saat berlangsung Rapat Koordinasional (Rakornas) Partai Demokrat yang serius menyikapi isu akan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB), kader Demokrat kaget ketika Pong tiba-tiba menyeruak masuk dan membawa sapanduk bertuliskan 'Berantas Korupsi atau Bubar Saja. Jujur Adil dan Tegas'. Sambil membawa spanduk itu Pong mencoba mendekati pintu utama gedung SICC. Di depan pintu Pong berorasi dengan menyindir Partai Demokrat yang tidak bisa memulangkan kadernya M Nazaruddin yang tersangkut kasus suap wisma atlet SEA Games.

Satu bulan kemudian, tepatnya pada 23 Agustus 2011, Pong kembali beraksi. Kali ini, Pong mengikuti jejak tersangka kasus dugaan suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin dengan mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Surat Pong berisi enam pesan. Di antaranya menyangkut janji SBY soal tindakan pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. Sayangnya surat itu tidak segera mendapatkan respon dari presiden.

FILMOGRAFI
- NJI RONGGENG (1969)
- AWAN DJINGGA (1970)
- BERTJINTA DALAM GELAP (1971)
- DARA-DARA (1971)
- PERAWAN DI SEKTOR SELATAN (1971)
- SERITI EMAS, KIPAS SUTRA (THE SWALLOW) (1971)
- PELANGI DI LANGIT SINGOSARI (1972)
- FLAMBOYANT (1972)
- DEWI (1974)
- DRAKULA MANTU (BENYAMIN KONTRA DRAKULA) (1974)
- LAILA MAJENUN (1975)
- LIKU-LIKU PANASNYA CINTA (1976)
- REMAJA 76 (1976)
- GANASNYA NAFSU (1976)
- ROSITA (1977)
- CACAT DALAM KANDUNGAN (1977)
- KEMELUT HIDUP (1977)
- PAPA (1977)
- OPERASI TINOMBALA (1977)
- SEMAU GUE (1977)
- KEKASIH BINAL (1978)
- MUSIM BERCINTA (1978)
- PUBER (1978)
- COLAK-COLEK (1979)
- PUSPA INDAH TAMAN HATI (1979)
- GADIS KAMPUS (1979)
- GITA CINTA DARI SMA (1979)
- JANUR KUNING (1979)
- REMAJA IDAMAN (1979)
- NIKMATNYA CINTA (1980)
- TIGA DARA MENCARI CINTA (1980)
- MALU-MALU KUCING (1980)
- BUNGA-BUNGA SMA (1980)
- TEMPATMU DI SISIKU (1980)
- SEJOLI CINTA BINTANG REMAJA (1980)
- BEGADANG KARENA PENASARAN (1980)
- NOSTALGIA DI SMA (1980)
- MELODI CINTA (1980)
- BODOH-BODOH MUJUR (1981)
- BETAPA DAMAI HATI KAMI (1981)
- BUNGA CINTA KASIH (1981)
- BAWALAH AKU PERGI (1981)
- GADIS MARATHON (1981)
- HUKUM KARMA (1982)
- NINI TOWOK (1982)
- TONGKAT SAKTI (1982)
- TANGKUBAN PERAHU (1982)
- SENTUHAN KASIH (1982)
- DAMARWULAN-MINAKJINGGO (SEBUAH LEGENDA MAJAPAHIT) (1983)
- LARA JONGGRANG (CANDI PRAMBANAN) (1983)
- PERMAINAN CINTA (1983)
- POKOKNYA BERES (1983)
- BARANG ANTIK (1983)
- BERGOLA IJO (1983)
- LUKA HATI SANG BIDADARI (1983)
- ORANG-ORANG DI ATAS ANGIN (1984)
- MENERJANG BADAI (1984)
- KERIKIL-KERIKIL TAJAM (1984)
- ITU BISA DIATUR (1984)
- DIA YANG BERHATI BAJA (1985)
- PATAH HATI SEORANG IBU (1985)
- SUNAN GUNUNG JATI (1985)
- KIDUNG CINTA (1985)
- MERANGKUL LANGIT (1986)
- KUBURAN ANGKER (1987)
- DENDAM DI JUMAT KLIWON (1987)
- TIGA SETAN DARAH DAN CAMBUK API ANGIN (1988)
- ROH (1989)
- TURANGGA (1990)
- BIARKAN BINTANG MENARI (2003)
- BABI BUTA YANG INGIN TERBANG (2008)
- KAMBING JANTAN (2009)
- CEWEK GOKIL (2011)
Pong telah malang melintang di dunia akting sejak tahun 1969 hingga sekarang. Jatuh bangunnya perfilman Indonesia telah dia rasakan semenjak pertama kali dirinya berkomitmen sebagai seorang aktor. Dia mengawali karir film dalam film pertamanya yang berjudul NJI RONGGENG. Hingga kini telah puluhan judul film dan sinetron yang dibintanginya.

Ketika dunia perfilman Indonesia meredup, Pong kemudian beralih ke dunia sinetron, dengan sejumlah sinetron yang dibintanginya. Di mana Pong banyak memerankan peran karakter sebagai orang tua yang bijaksana dalam sebuah keluarga. Film yang pernah dibintangi Pong, di antaranya film remaja dan percintaan, Awan Djingga (1970), Bertjinta Dalam Gelap (1971), Perawan Di Sektor Selatan (1971), Musim Bercinta (1978) dan banyak lagi yang lain.

Ternyata kebijaksanaan yang dilakoni Pong dalam beberapa perannya dalam sinetron juga mempengaruhi pribadi Pong. Terbukti, dirinya ternyata juga ikut memperhatikan masalah yang dihadapi bangsa Indonesia. Bukan hanya peduli, namun Pong lebih memilih untuk cepat bertindak.

Pada akhir Juli 2010, kabar mengenai aksi Pong sempat menggegerkan publik Indonesia. Pong melakukan tindakan yang mengejutkan, yaitu dengan mencoret-coret atap kura-kura gedung DPR-RI dengan tulisan 'Jujur. Adil. Tegas'. Beberapa kabar menyebutkan bahwa aksi nekat aktor ini dipicu oleh kekecewaannya pada kerja pemerintah yang dianggap lamban.

Aksi Pong ini menuai banyak dukungan meski dirinya harus diseret oleh pihak yang berwajib. Salah satu pendukung Pong adalah Joko Anwar, sutradara muda yang cukup kontroversial. Lewat Twitter, dia mendukung tindakan Pong dengan mengajak para Tweeps untuk memberikan dukungan pada Pong yang mereka anggap sebagai sosok pemberani dan heroik.

Aksi berani Pong rupanya tidak hanya sampai di situ. 23 Juli 2011, saat berlangsung Rapat Koordinasional (Rakornas) Partai Demokrat yang serius menyikapi isu akan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB), kader Demokrat kaget ketika Pong tiba-tiba menyeruak masuk dan membawa sapanduk bertuliskan 'Berantas Korupsi atau Bubar Saja. Jujur Adil dan Tegas'. Sambil membawa spanduk itu Pong mencoba mendekati pintu utama gedung SICC. Di depan pintu Pong berorasi dengan menyindir Partai Demokrat yang tidak bisa memulangkan kadernya M Nazaruddin yang tersangkut kasus suap wisma atlet SEA Games.

Satu bulan kemudian, tepatnya pada 23 Agustus 2011, Pong kembali beraksi. Kali ini, Pong mengikuti jejak tersangka kasus dugaan suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin dengan mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Surat Pong berisi enam pesan. Di antaranya menyangkut janji SBY soal tindakan pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. Sayangnya surat itu tidak segera mendapatkan respon dari presiden.

FILMOGRAFI
- NJI RONGGENG (1969)
- AWAN DJINGGA (1970)
- BERTJINTA DALAM GELAP (1971)
- DARA-DARA (1971)
- PERAWAN DI SEKTOR SELATAN (1971)
- SERITI EMAS, KIPAS SUTRA (THE SWALLOW) (1971)
- PELANGI DI LANGIT SINGOSARI (1972)
- FLAMBOYANT (1972)
- DEWI (1974)
- DRAKULA MANTU (BENYAMIN KONTRA DRAKULA) (1974)
- LAILA MAJENUN (1975)
- LIKU-LIKU PANASNYA CINTA (1976)
- REMAJA 76 (1976)
- GANASNYA NAFSU (1976)
- ROSITA (1977)
- CACAT DALAM KANDUNGAN (1977)
- KEMELUT HIDUP (1977)
- PAPA (1977)
- OPERASI TINOMBALA (1977)
- SEMAU GUE (1977)
- KEKASIH BINAL (1978)
- MUSIM BERCINTA (1978)
- PUBER (1978)
- COLAK-COLEK (1979)
- PUSPA INDAH TAMAN HATI (1979)
- GADIS KAMPUS (1979)
- GITA CINTA DARI SMA (1979)
- JANUR KUNING (1979)
- REMAJA IDAMAN (1979)
- NIKMATNYA CINTA (1980)
- TIGA DARA MENCARI CINTA (1980)
- MALU-MALU KUCING (1980)
- BUNGA-BUNGA SMA (1980)
- TEMPATMU DI SISIKU (1980)
- SEJOLI CINTA BINTANG REMAJA (1980)
- BEGADANG KARENA PENASARAN (1980)
- NOSTALGIA DI SMA (1980)
- MELODI CINTA (1980)
- BODOH-BODOH MUJUR (1981)
- BETAPA DAMAI HATI KAMI (1981)
- BUNGA CINTA KASIH (1981)
- BAWALAH AKU PERGI (1981)
- GADIS MARATHON (1981)
- HUKUM KARMA (1982)
- NINI TOWOK (1982)
- TONGKAT SAKTI (1982)
- TANGKUBAN PERAHU (1982)
- SENTUHAN KASIH (1982)
- DAMARWULAN-MINAKJINGGO (SEBUAH LEGENDA MAJAPAHIT) (1983)
- LARA JONGGRANG (CANDI PRAMBANAN) (1983)
- PERMAINAN CINTA (1983)
- POKOKNYA BERES (1983)
- BARANG ANTIK (1983)
- BERGOLA IJO (1983)
- LUKA HATI SANG BIDADARI (1983)
- ORANG-ORANG DI ATAS ANGIN (1984)
- MENERJANG BADAI (1984)
- KERIKIL-KERIKIL TAJAM (1984)
- ITU BISA DIATUR (1984)
- DIA YANG BERHATI BAJA (1985)
- PATAH HATI SEORANG IBU (1985)
- SUNAN GUNUNG JATI (1985)
- KIDUNG CINTA (1985)
- MERANGKUL LANGIT (1986)
- KUBURAN ANGKER (1987)
- DENDAM DI JUMAT KLIWON (1987)
- TIGA SETAN DARAH DAN CAMBUK API ANGIN (1988)
- ROH (1989)
- TURANGGA (1990)
- BIARKAN BINTANG MENARI (2003)
- BABI BUTA YANG INGIN TERBANG (2008)
- KAMBING JANTAN (2009)
- CEWEK GOKIL (2011)

Baca Profil Lengkap Pong Harjatmo ▼



Show More ▼