PERSONAL


Ratna Anjani bernama asli Ratih Jumiati Krido Sasongko lahir di Solo pada tanggal 28 Desember1981. Ia adalah pedangdut yang tidak hanya berkarir di Indonesia, tetapi juga di mancanegara.


Ratna Anjani yang dahulu tenar karena album BOJO LORO-nya ini, tidak ingin membuat lagu dangdut yang berisi lirik yang 'nakal'. Ia, didukung oleh Hj, Rhoma Irama akan mengupayakan untuk memberantas lagu-lagu dangdut yang berlirik 'nakal' tersebut. 


Tidak seperti kebanyakan artis dangdut lainnya yang memilih untuk tidak hanya menjual suara tetapi juga penampilan yang seronok, Ratna Anjani, memilih untuk menggunakan busana atau kostum panggung yang sopan. Ini dikarenakan, ia juga aktif dalam organisasi pemberdayaan perempuan dan anak-anak sejak beberapa waktu silam. 


KARIR


Ratna Anjani pertama mengeluarkan album dangdut pada sekitar tahun awal 2002-an. Setelah itu, lima tahun sempat namanya tidak terdengar di kancah musik dangdut. Tetapi pada tahun 2007, ia mengeluarkan album yang bertajuk BOJO LORO, yang membuat namanya kembali diperhitungkan di kancah musik dangdut. 


Saat itu, ia menggandeng Okan Kornelius untuk membintangi video klip dari single-nya yang berjudul Mana Mana Mana. Dalam lagu tersebut juga ia menggaet rapper Neo untuk berkolaborasi dengannya. Tak tanggung-tanggung, dalam pembuatan video klipnya pun ia merogoh koceknya dalam-dalam untuk melibatkan helikopter dalam video klipnya yang berlokasi di lapangan udara Pondok Cabe. 


Ia pernah diundang untuk mengisi acara yang digelar oleh Sultan di negeri Brunei Darussalam. Dalam aksinya tersebut, ia bersama artis-artis Indonesia lainnya yang juga ikut diundang, menyanyikan puluhan lagu dalam waktu 10 jam. baginya, itu adalah sebuah pencapaian yang berarti di dalam karirnya di industri musik. Ia juga pernah diundang oleh Kedutaan Besar Indonesia yang berada di Roma.


Kini, Ratna yang aktif dalam organisasi yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan dan anak-anak ini berkonsentrasi untuk memberantas lagu-lagu dangdut yang berlirik nakal. Untungnya, usaha tersebut juga didukung oleh Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama


DISKOGRAFI


BOJO LORO


MISTER HAI


HARAPAN DAN DUKA





Oleh: Dyan Saryani


Ratna Anjani pertama mengeluarkan album dangdut pada sekitar tahun awal 2002-an. Setelah itu, lima tahun sempat namanya tidak terdengar di kancah musik dangdut. Tetapi pada tahun 2007, ia mengeluarkan album yang bertajuk BOJO LORO, yang membuat namanya kembali diperhitungkan di kancah musik dangdut. 


Saat itu, ia menggandeng Okan Kornelius untuk membintangi video klip dari single-nya yang berjudul Mana Mana Mana. Dalam lagu tersebut juga ia menggaet rapper Neo untuk berkolaborasi dengannya. Tak tanggung-tanggung, dalam pembuatan video klipnya pun ia merogoh koceknya dalam-dalam untuk melibatkan helikopter dalam video klipnya yang berlokasi di lapangan udara Pondok Cabe. 


Ia pernah diundang untuk mengisi acara yang digelar oleh Sultan di negeri Brunei Darussalam. Dalam aksinya tersebut, ia bersama artis-artis Indonesia lainnya yang juga ikut diundang, menyanyikan puluhan lagu dalam waktu 10 jam. baginya, itu adalah sebuah pencapaian yang berarti di dalam karirnya di industri musik. Ia juga pernah diundang oleh Kedutaan Besar Indonesia yang berada di Roma.


Kini, Ratna yang aktif dalam organisasi yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan dan anak-anak ini berkonsentrasi untuk memberantas lagu-lagu dangdut yang berlirik nakal. Untungnya, usaha tersebut juga didukung oleh Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama


DISKOGRAFI


BOJO LORO


MISTER HAI


HARAPAN DAN DUKA





Oleh: Dyan Saryani

Baca Profil Lengkap Ratna Anjani ▼