

Seperti bisa diduga, Canon LEGRIA HF S10 ini menggunakan media simpan berbasis flash dan mampu merekam video dalam kualitas high definition. Canon memasang memori bawaan sebesar 32GB yang masih bisa ditingkatkan lagi dengan memasang kartu memori eksternal dari jenis SDHC. Dengan memori bawaannya saja Anda masih mungkin merekam video selama tiga jam dalam kualitas maksimal.
Tapi yang paling menarik mungkin adalah sensornya. Sepertinya Canon tak mau kalah dengan Panasonic yang memasang tiga sensor berukuran 1/4 inci pada produk camcorder high definition-nya, dan mencangkokkan sensor CMOS berukuran 1/2,6 dengan resolusi 8,59 megapixel pada HF S10 ini. Saat digunakan untuk merekam video, maka camcorder ini akan menggunakan resolusi sekitar 6,01 megapixel dan baru akan menggunakan resolusi maksimal saat mengambil rekaman berbentuk gambar.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan mau tak mau konsumen pasti mengharapkan fitur yang menarik pula. Dan itu dipahami Canon yang menyediakan fitur-fitur canggih yang dapat diakses melalui joystick yang ada di sebelah kiri dari layar LCD-nya. Salah satu yang cukup menarik adalah fitur yang disebut digital telephoto. Fitur ini memanfaatkan kelebihan resolusi sensor untuk melakukan digital zooming tanpa menggunakan teknik interpolasi.
Tapi walau mengusung fitur-fitur baru, Canon LEGRIA HF S10 ini juga masih membawa cacat dari produk sebelumnya. Misalnya saja tidak disediakannya lens ring untuk mengatur fokus secara manual. Sebagai gantinya Canon memasang satu tombol putar yang fungsinya kurang lebih sama. Soal kualitas rekaman, Canon LEGRIA HF S10 ini memang bisa diandalkan. Hasil rekaman terlihat jernih dan tajam meski kondisi cahaya mulai redup.
Dalam kondisi pencahayaan normal, Canon LEGRIA HF S10 hampir tak bisa dibedakan dengan pesaingnya, Panasonic HDC-HS300. Namun dalam kondisi cahaya redup, Canon yang menggunakan satu sensor tampaknya lebih unggul dari pendekatan Panasonic yang menggunakan tiga sensor. Tak mengherankan jika Trusted Reviews merekomendasikan camcorder ini meski sempat mengeluhkan harga jualnya yang cukup tinggi. Canon melepas produk ini dengan banderol 1.300 Poundsterling atau sekitar Rp22 jutaan.
Spesifikasi:
| Sensor | : | 1/2.6" CMOS (8.59 megapixel) |
| Lens | : | - |
| Zoom | : | 10x optical, 200x digital |
| Storage Media | : | 32GB + SDHC card slot |
| Video Recording Modes | : | LP mode, Progressive shooting mode, CINE image mode, Video Snapshot, Dual Shot, Pre REC |
| Interfaces | : | Headphone, Microphone, USB, Direct Print, AV, Component, HDMI, Built-in charger |
| Dimensions | : | 70 x 69 x 136mm |
| Situs Resmi | : | www.canon-europe.com |
![]() | ![]() | ![]() |
Lihat produk lain sejenis:
![]() | ![]() | ![]() |
KIRIM KOMENTAR